Inti Bumi Bergeser Setiap 8,5 Tahun, Ilmuwan China Ungkap Penyebabnya
Jum'at, 29 Desember 2023 - 16:14 WIB
loading...
Para ilmuwan di China baru-baru ini mengungkap penemuan baru bahwa inti Bumi bergeser pada sumbu rotasinya setiap 8,5 tahun. Foto/Live Science
A
A
A
BEIJING - Para ilmuwan di China baru-baru ini mengungkap penemuan baru bahwa inti Bumi bergeser pada sumbu rotasinya setiap 8,5 tahun. Pergeseran ini kemungkinan besar akibat ketidakselarasan kecil antara inti dalam dan mantel bumi (lapisan di bawah kerak bumi).
Para peneliti geofisika, dipimpin Hao Ding dari Universitas Wuhan, pada tahun 2019 menganalisis pergerakan sumbu rotasi bumi relatif terhadap keraknya, yang dikenal sebagai rotasi kutub. Mereka mendeteksi sedikit penyimpangan dalam gerakan kutub yang terjadi kira-kira setiap 8,5 tahun.
Dalam studi terbaru, Ding lebih jauh mengkonfirmasi siklus ini dengan mengukur pergeseran kecil panjang di seluruh dunia yang dikendalikan oleh pergerakan periodik sumbu rotasi bumi. Kemudian membandingkan dengan variasi gerakan kutub yang mereka lakukan sebelumnya.
Baca juga; Inti Bumi Berhenti Berputar dan Berbalik Arah, Ilmuwan Antisipasi Dampaknya pada Kehidupan
Data mereka menunjukkan bahwa pergeseran ini kemungkinan besar disebabkan oleh kemiringan 0,17 derajat antara inti dalam bumi dan mantel. Kondisi ini bertentangan dengan teori rotasi bumi tradisional yang “mengasumsikan sumbu rotasi inti dalam bumi dan sumbu rotasi bumi sudah tepat," kata Ding kepada Live Science melalui email, Jumat (29/12/2023).
Para peneliti geofisika, dipimpin Hao Ding dari Universitas Wuhan, pada tahun 2019 menganalisis pergerakan sumbu rotasi bumi relatif terhadap keraknya, yang dikenal sebagai rotasi kutub. Mereka mendeteksi sedikit penyimpangan dalam gerakan kutub yang terjadi kira-kira setiap 8,5 tahun.
Dalam studi terbaru, Ding lebih jauh mengkonfirmasi siklus ini dengan mengukur pergeseran kecil panjang di seluruh dunia yang dikendalikan oleh pergerakan periodik sumbu rotasi bumi. Kemudian membandingkan dengan variasi gerakan kutub yang mereka lakukan sebelumnya.
Baca juga; Inti Bumi Berhenti Berputar dan Berbalik Arah, Ilmuwan Antisipasi Dampaknya pada Kehidupan
Data mereka menunjukkan bahwa pergeseran ini kemungkinan besar disebabkan oleh kemiringan 0,17 derajat antara inti dalam bumi dan mantel. Kondisi ini bertentangan dengan teori rotasi bumi tradisional yang “mengasumsikan sumbu rotasi inti dalam bumi dan sumbu rotasi bumi sudah tepat," kata Ding kepada Live Science melalui email, Jumat (29/12/2023).
Lihat Juga :