Hancurkan Asteroid dengan Nuklir, Ilmuwan Teliti Efektivitas dan Dampaknya

Minggu, 24 Desember 2023 - 07:22 WIB
loading...
A A A
Peluncuran luar angkasa harus selalu meminimalkan massa, maka tidak memerlukan jumlah yang besar. Namun, hulu ledak nuklir dapat menghasilkan pukulan jauh lebih kuat daripada yang dapat dilakukan oleh pesawat ruang angkasa mirip DART.

“Ledakkan perangkat tersebut akan membelokkan asteroid tersebut, menjaganya tetap utuh namun memberikan dorongan terkendali dari Bumi. Kami dapat mengganggu asteroid tersebut, memecahnya menjadi pecahan kecil yang bergerak cepat yang juga akan meleset dari planet ini,” kata Burkey.

Ledakan nuklir menghasilkan sebagian besar energinya dalam bentuk sinar-X. Jika ledakan nuklir menghantam sebuah asteroid, radiasi yang kuat ini dapat menyapu asteroid tersebut, berpotensi menguapkan material apa pun yang berada di jalurnya.

Baca juga; Dampak Tumbukan dengan Misi DART, Asteroid Dimorphos Punya 2 Ekor Baru

Burkey dan rekannya mengembangkan model mereka untuk mensimulasikan efek ini pada empat material asteroid berbeda dan dalam berbagai kondisi. Penting untuk memastikan bahwa upaya pembelokan asteroid ke jalur yang tidak berbahaya tidak menyebabkan kerusakan tambahan dengan mengirimkan pecahan asteroid ke arah manusia.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Energi Nuklir Bakal...
Energi Nuklir Bakal Jadi Pilihan di Masa Depan
AS Kembangkan Baterai...
AS Kembangkan Baterai Nuklir Berdaya Tinggi untuk Pertahanan Militer
Sebuah Asteroid Menabrak...
Sebuah Asteroid Menabrak Bulan pada 2032, Dampaknya Akan Mencapai Bumi
Raih Pengakuan Riset...
Raih Pengakuan Riset STEM, 2 Peneliti SGU Masuk Kandidat Ilmuwan Muda
BRIN Buka Program Magang...
BRIN Buka Program Magang Riset dan Non Riset 2026, Ini Jadwal dan Persyaratannya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Rekomendasi
Festival Dessert Terbesar...
Festival Dessert Terbesar Siap Maniskan Jakarta selama Tiga Pekan
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Alex Kecelakaan di Tikungan 13
Berita Terkini
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved