Kerusakan Gyro Diatasi, Teleskop Luar Angkasa Paling Produktif di Dunia Kembali Beraksi
Kamis, 14 Desember 2023 - 10:32 WIB
loading...
Setelah jeda singkat, NASA mengumumkan Teleskop Luar Angkasa Hubble kembali beroperasi. Foto/NASA
A
A
A
FLORIDA - Setelah jeda singkat, NASA mengumumkan Teleskop Luar Angkasa Hubble kembali beroperasi. Masalah dengan salah satu gyronya membuat Hubble masuk ke mode aman pada 19 November 2023.
Saat ini, masalah tersebut telah diatasi, dan teleskop luar angkasa paling produktif di dunia telah kembali beroperasi. Gyro adalah bagian dari sistem pemandu dan bidik teleskop, bersama dengan Sensor Panduan Halus dan Roda Reaksi.
Laman Science Alert melaporkan, teleskop secara otomatis menempatkan dirinya dalam mode aman pada tanggal 19 November 2023 setelah salah satu gyronya rusak, namun para insinyur memulihkannya keesokan harinya. Masalah gyro muncul kembali dan teleskop menghentikan operasi sains lagi pada tanggal 21 November 2023.
Baca juga; Teleskop Hubble Rekam Penampakan Galaksi Hantu yang Bersinar
Sekali lagi, sudah pulih, dan lagi, masuk ke mode aman pada tanggal 23 November. Operasi sains ditangguhkan hingga 8 Desember.
“Kemudian para insinyur berhasil mengatasi masalah tersebut dan teleskop luar angkasa kembali beroperasi secara ilmiah,” tulis laman Science Alert, Kamis (14/12/2023).
Saat ini, masalah tersebut telah diatasi, dan teleskop luar angkasa paling produktif di dunia telah kembali beroperasi. Gyro adalah bagian dari sistem pemandu dan bidik teleskop, bersama dengan Sensor Panduan Halus dan Roda Reaksi.
Laman Science Alert melaporkan, teleskop secara otomatis menempatkan dirinya dalam mode aman pada tanggal 19 November 2023 setelah salah satu gyronya rusak, namun para insinyur memulihkannya keesokan harinya. Masalah gyro muncul kembali dan teleskop menghentikan operasi sains lagi pada tanggal 21 November 2023.
Baca juga; Teleskop Hubble Rekam Penampakan Galaksi Hantu yang Bersinar
Sekali lagi, sudah pulih, dan lagi, masuk ke mode aman pada tanggal 23 November. Operasi sains ditangguhkan hingga 8 Desember.
“Kemudian para insinyur berhasil mengatasi masalah tersebut dan teleskop luar angkasa kembali beroperasi secara ilmiah,” tulis laman Science Alert, Kamis (14/12/2023).
Lihat Juga :