SpaceX dan ULA Terpilih Terbangkan Satelit AS

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 16:58 WIB
loading...
SpaceX dan ULA Terpilih...
Roket milik SpaceX saat mengorbit di ruang angkasa. FOTO/ IST
A A A
CALIFORNIA - Departemen Pertahanan Amerika Serikat telah memilih dua perusahaan roket utamanya untuk memasukkan satelit untuk ke depannya.

Dua perusahaan tersebut yakni penyedia peluncuran militer United Launch Alliance (ULA) dan SpaceX. ULA akan menerima 60 persen dari kontrak peluncuran satelit departemen, sementara SpaceX akan menerima 40 persen. Baca jug: Jokowi Ajak Kader Gerindra Berjuang Hadapi Situasi Sulit )

Kedua perusahaan itu mengalahkan saingannya Northrop Grumman dan Blue Origin untuk meluncurkan misi DoD yang direncanakan meluncurkan misi pada 2022 dan 2027.

Setiap peluncuran dapat menelan biaya lebih dari USD 100 juta. Departemen Pertahanan belum berkomitmen untuk jumlah pasti peluncuran selama periode lima tahun itu, tetapi mereka telah memberikan USD 316 juta kepada SpaceX dan USD 337 juta kepada ULA untuk memenuhi tanggal peluncuran tahun fiskal 2022.

“Ini adalah keputusan yang sangat sulit dan saya menghargai kerja keras yang diselesaikan industri untuk mengadaptasi sistem peluncuran komersial mereka agar secara terjangkau dan andal memenuhi persyaratan keamanan nasional kita yang lebih menekan,” kata Robert Bongiovi, direktur Perusahaan Peluncuran Pusat Sistem Luar Angkasa dan Rudal dikutip dari The Verge, Sabtu (8/8/2020)
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Pria Ini Ditangkap karena...
Pria Ini Ditangkap karena Kemudikan Tesla Cybertruck ke Dalam Danau
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Rekomendasi
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Berita Terkini
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved