Google Temukan Celah Keamanan, Dapat Dipakai Meretas Smartphone Android dari Jarak Jauh
Kamis, 07 Desember 2023 - 19:01 WIB
loading...
Google mengatakan telah menemukan kerentanan keamanan kritis yang memungkinkan penjahat meretas smartphone Android dari jarak jauh. Foto/Techspot
A
A
A
JAKARTA - Meskipun Google telah mengambil banyak langkah untuk membuat sistem Android lebih aman, masalah terus muncul dari waktu ke waktu. Google mengatakan telah menemukan kerentanan keamanan kritis yang memungkinkan penjahat meretas smartphone Android dari jarak jauh.
Dilacak sebagai CVE-2023-40088, kelemahan tersebut ditemukan pada komponen Sistem Android dan dinilai oleh Google sebagai tingkat keparahan Kritis. Hal ini dapat mengakibatkan eksekusi kode jarak jauh tanpa hak istimewa tambahan dan tanpa interaksi pengguna apa pun.
Google mengatakan telah mengeluarkan patch untuk memperbaiki masalah tersebut sebagai bagian dari buletin keamanan Desember 2023. Perbaikan ini hanya kompatibel dengan versi Android yang lebih baru, mulai dari Android 11 hingga Android 14, sebagaimana dilansir dari Techspot, Kamis (7/12/2023).
Baca juga; Pembaruan Android Auto Ubah Tampilan Google Maps
Perlu dicatat bahwa Google mengeluarkan patch hanyalah langkah pertama untuk mengamankan pengguna akhir. Sebab, setiap vendor atau operator masih harus meluncurkan pembaruannya sendiri untuk memperbaiki bug tersebut.
Dilacak sebagai CVE-2023-40088, kelemahan tersebut ditemukan pada komponen Sistem Android dan dinilai oleh Google sebagai tingkat keparahan Kritis. Hal ini dapat mengakibatkan eksekusi kode jarak jauh tanpa hak istimewa tambahan dan tanpa interaksi pengguna apa pun.
Google mengatakan telah mengeluarkan patch untuk memperbaiki masalah tersebut sebagai bagian dari buletin keamanan Desember 2023. Perbaikan ini hanya kompatibel dengan versi Android yang lebih baru, mulai dari Android 11 hingga Android 14, sebagaimana dilansir dari Techspot, Kamis (7/12/2023).
Baca juga; Pembaruan Android Auto Ubah Tampilan Google Maps
Perlu dicatat bahwa Google mengeluarkan patch hanyalah langkah pertama untuk mengamankan pengguna akhir. Sebab, setiap vendor atau operator masih harus meluncurkan pembaruannya sendiri untuk memperbaiki bug tersebut.
Lihat Juga :