Google Temukan Celah Keamanan, Dapat Dipakai Meretas Smartphone Android dari Jarak Jauh
Kamis, 07 Desember 2023 - 19:01 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, kecuali pengguna menggunakan Pixel, mereka mungkin harus menunggu beberapa minggu untuk mendapatkan pembaruan. Beberapa perangkat mungkin tidak pernah menerimanya.
Selain bug yang disebutkan di atas, Google memperbaiki 84 kerentanan keamanan lainnya sebagai bagian dari pembaruan bulan Desember. Tiga di antaranya berperingkat 'Kritis', sedangkan sisanya berperingkat 'Tinggi'.
Beberapa kerentanan lain memengaruhi komponen sumber tertutup Qualcomm dan dijelaskan secara rinci dalam buletin keamanan Qualcomm terbaru. Dengan keamanan yang menjadi masalah yang semakin pelik bagi pengguna Android, Google mengatakan pihaknya sedang mencari cara baru untuk meningkatkan keamanan OS selulernya.
Baca juga; Perbaiki Bug, Google Luncurkan Android 14 Beta 2.1
Pertama, perusahaan memperkenalkan pembersih berbasis kompiler untuk mengatasi masalah keamanan memori sejak awal proses pengembangan perangkat lunak. Selanjutnya, pihaknya bekerja sama dengan mitra perangkat keras untuk menambahkan fitur keamanan memori di tingkat firmware. Terakhir, perusahaan menerapkan berbagai langkah untuk mempersulit peretas mengeksploitasi bug yang tidak diketahui.
Selain bug yang disebutkan di atas, Google memperbaiki 84 kerentanan keamanan lainnya sebagai bagian dari pembaruan bulan Desember. Tiga di antaranya berperingkat 'Kritis', sedangkan sisanya berperingkat 'Tinggi'.
Beberapa kerentanan lain memengaruhi komponen sumber tertutup Qualcomm dan dijelaskan secara rinci dalam buletin keamanan Qualcomm terbaru. Dengan keamanan yang menjadi masalah yang semakin pelik bagi pengguna Android, Google mengatakan pihaknya sedang mencari cara baru untuk meningkatkan keamanan OS selulernya.
Baca juga; Perbaiki Bug, Google Luncurkan Android 14 Beta 2.1
Pertama, perusahaan memperkenalkan pembersih berbasis kompiler untuk mengatasi masalah keamanan memori sejak awal proses pengembangan perangkat lunak. Selanjutnya, pihaknya bekerja sama dengan mitra perangkat keras untuk menambahkan fitur keamanan memori di tingkat firmware. Terakhir, perusahaan menerapkan berbagai langkah untuk mempersulit peretas mengeksploitasi bug yang tidak diketahui.
(wib)
Lihat Juga :