Ribuan Karyawan Facebook Bakal WFH hingga 2021
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 13:01 WIB
loading...
Ilustrasi Facebook. FOTO/ IST
A
A
A
MENLO PARK - Facebook mengizinkan karyawanya untuk tetap bekerja dari rumah hingga Juli 2021. Raksasa media sosial ini bergabung dengan perusahaan lain seperti Google yang juga mengizinkan karyawan untuk bekerja dari jarak jauh hingga musim panas mendatang.
Keputusan ini tentu karena melihat pandemi COVID-19 yang belum usai hingga saat ini. BACA JUGA -Pak Haji dari Makassar Sukses Bikin Ninja ZX-25R Jadi Motor Murahan
Ada total 48.000 karyawan Facebook yang bekerja dari jarak jauh sejak awal keputusan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) pertama kali pada Maret lalu. Sebelumnya pihak Facebook mengatakan bahwa karyawan mereka akan WFh hingga akhir tahun 2020 saja..(Baca juga: Trump Minta Potongan, Akuisisi TikTok seperti Permainan Mafia )
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Facebook Nneka Norville, mengatakan, berdasarkan panduan dari ahli kesehatan dan pemerintah, serta keputusan yang diambil dari diskusi internal mengenai WFH, mereka akhirnya memutuskan untuk mengizinkan karyawan bekerja secara sukarela dari rumah hingga Juli 2021.
"Selain itu, kami memberi karyawan USD 1.000 tambahan untuk kebutuhan kantor," ujar Norville dikutip dari The Verge, Sabtu (8/8/2020).
Keputusan ini tentu karena melihat pandemi COVID-19 yang belum usai hingga saat ini. BACA JUGA -Pak Haji dari Makassar Sukses Bikin Ninja ZX-25R Jadi Motor Murahan
Ada total 48.000 karyawan Facebook yang bekerja dari jarak jauh sejak awal keputusan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) pertama kali pada Maret lalu. Sebelumnya pihak Facebook mengatakan bahwa karyawan mereka akan WFh hingga akhir tahun 2020 saja..(Baca juga: Trump Minta Potongan, Akuisisi TikTok seperti Permainan Mafia )
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Facebook Nneka Norville, mengatakan, berdasarkan panduan dari ahli kesehatan dan pemerintah, serta keputusan yang diambil dari diskusi internal mengenai WFH, mereka akhirnya memutuskan untuk mengizinkan karyawan bekerja secara sukarela dari rumah hingga Juli 2021.
"Selain itu, kami memberi karyawan USD 1.000 tambahan untuk kebutuhan kantor," ujar Norville dikutip dari The Verge, Sabtu (8/8/2020).
Lihat Juga :