Rusia Gunakan Robot untuk Selamatkan Tentara yang Terluka di Medan Perang

Senin, 04 Desember 2023 - 16:22 WIB
loading...
A A A
Namun, kemiripan antara robot tersebut dan THeMIS terbatas pada perlengkapan kargo pusat, diapit di kedua sisinya dengan sistem rantai robot. Sebaliknya, THeMIS umumnya menggunakan sasis yang lebih tinggi. Dari foto tersebut terlihat THeMIS memiliki bodi yang lebih ramping dibandingkan varian Rusia.

Robot Rusia itu dilengkapi dengan sistem peperangan elektronik, yang dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap ancaman drone. Perangkat elektronik itu memiliki kemiripan visual dengan perangkat serupa yang saat ini ditempelkan pada tank.

Baca juga; 3 Robot Militer Rusia yang Bikin Ciut NATO di Medan Perang

“Dari gambar, diketahui ini adalah sistem peperangan elektronik yang dikenal dengan nama Volnorez. Hal itu terlihat dari komponen berbentuk kubah yang terekam dalam gambar,” tulis Bulgarian Military.

Peran utama Volnorez adalah untuk menetralisir ancaman yang ditimbulkan oleh kendaraan udara tak berawak atau drone. Senjata ini dipersiapkan untuk dipasang pada tank yang terletak di daerah yang dilanda konflik, khususnya di wilayah pendudukan Ukraina.
Rusia Gunakan Robot untuk Selamatkan Tentara yang Terluka di Medan Perang


Keindahan sistem Volnorez terletak pada kemampuannya membentuk perimeter pertahanan di sekitar tank. Drone, termasuk drone kamikaze First-Person View (FPV), gagal menerima instruksi atau mengirimkan informasi menghadapo posisi defensif ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Mengapa Robot Bisa Bikin...
Mengapa Robot Bisa Bikin Perang Semakin Menjadi Lebih Dahsyat?
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
Rusia Sebut Selat Hormuz...
Rusia Sebut Selat Hormuz Adalah 'Senjata Nuklir'-nya Iran
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Rekomendasi
SPMB PJJ Diresmikan,...
SPMB PJJ Diresmikan, Siap Jangkau Jutaan Anak Tidak Sekolah
Aldi Taher Bikin Heboh...
Aldi Taher Bikin Heboh Hari Ketiga JakartaXBeauty, Bagikan Goodie Bag Soulyu
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas,...
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas, Irjen Pol Agus Suryonugroho Sampaikan Pesan Ini ke Penerusnya
Berita Terkini
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved