Berhenti selama 50 Tahun, AS Bakal Lanjutkan Misi ke Bulan

Jum'at, 01 Desember 2023 - 16:57 WIB
loading...
Berhenti selama 50 Tahun,...
AS siap lanjutkan misi ke Bulan. FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Sudah lebih dari 50 tahun berlalu setelah misi Apollo terkahir, Amerika Serikat melalui NASA akan kembali menjalankan misi pendaratan ke Bulan. Ini akan dilangsungkan awal tahun 2024 mendatang.

BACA JUGA - NASA Tunda Peluncuran Robot Penjelajah Mars

Melansir dari Science Alert, Jumat (1/12/2023) AS akan kembali mencoba mendaratkan pesawat ruang angkasa di Bulan pada tanggal 25 Januari. Namun pada misi kali ini AS tidak akan membawa siapa pun.

AS akan menggunakan pesawat bernama Peregrine. Pesawat ini dikembangkan oleh perusahaan Astrobotic, dan akan membawa sejumlah alat untuk mempelajari lingkungan bulan sebagai antisipasi misi berawak Artemis NASA.

Beberapa tahun yang lalu, NASA memilih untuk menugaskan perusahaan-perusahaan AS untuk mengirimkan eksperimen dan teknologi ilmiah ke Bulan melalui sebuah program yang disebut sebagai CLPS.

Kontrak harga tetap ini akan memungkinkan pengembangan ekonomi Bulan, dan menyediakan layanan transportasi dengan biaya lebih rendah.
“Salah satu tantangan besar yang kami upayakan di sini adalah upaya peluncuran dan pendaratan di permukaan Bulan dengan biaya yang lebih murah,” kata CEO Astronotic, John Thornton.

"Hanya sekitar setengah dari misi ke permukaan Bulan yang berhasil," katanya. Jadi ini tentu saja merupakan tantangan yang menakutkan. Saya akan merasa takut dan senang sekaligus di setiap tahap ini," lanjutnya.

Lepas landas dijadwalkan pada 24 Desember dari Florida dengan menaiki penerbangan perdana roket baru dari grup industri ULA, bernama Vulcan Centaur.

Pesawat tersebut dijadwalkan lepas landas pada 24 Desember dan memakan waktu beberapa hari untuk mencapai orbit Bulan, namun harus menunggu hingga 25 Januari sebelum mencoba mendarat.

Ini akan dilakukan secara mandiri, tanpa campur tangan manusia, namun akan dipantau dari pusat kendali perusahaan. Selain Astrobotic, NASA telah menandatangani kontrak dengan perusahaan lain, seperti Firefly Aerospace, Draper, dan Intuitive Machines.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
Prabowo Bakal Kirim...
Prabowo Bakal Kirim Putra-Putri Terbaik Ikut Program Kosmonot Rusia
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Rekomendasi
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Berita Terkini
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved