Kehebatan Roket LUMTAS-GM Turki, Kalahkan AS dan Rusia

Rabu, 29 November 2023 - 11:05 WIB
loading...
Kehebatan Roket LUMTAS-GM...
Roket LUMTAS-GM milik Turki hanya kalah dari Spike NLOS Israel. (Foto: Army Recognition)
A A A
JAKARTA - Sistem peluru kendali antitank jarak jauh LUMTAS-GM milik Turki memecahkan rekor dengan keberhasilan mengenai sasaran pada jarak 16 Km. Capaian ini terbukti mengalahkan teknologi senjata serupa milik AS, Rusia, Jerman, China dan Prancis.

LUMTAS-GM telah diuji coba pada pada 22 November 2023 oleh Roketsan, perusahaan pertahanan Turki. Hasilnya pun memuaskan. Prestasi ini menempatkan Roketsan sebagai penyedia peluru kendali antitank berpandu (ATGM) terjauh di dunia, untuk peluncuran dari darat.

Dilansir dari Army Recognition, Rabu (28/11/2023), ATGM Rusia Vikhr-1 dan versi paling canggih dari Kornet dapat mencapai target hingga 10 km. FGM-148 Javelin Amerika memiliki jangkauan maksimum 4,75 km, sementara ATGM lainnya seperti BGM-71 TOW 2B RF Amerika, HJ-12 China, Milan-ER Prancis-Jerman, dan Konkurs 9M113 Rusia memiliki jangkauan antara 3 hingga 4,5 km.

Menariknya lagi, jangkauan impresif 16 km dari LUMTAS-GM dari peluncur darat berpotensi melampaui 20 km saat diluncurkan dari helikopter. Sementara itu, Spike NLOS Israel, untuk saat ini, tetap unggul dengan jangkauan 25 km.

Baca Juga: Erdogan Sebut Yerusalem Milik Turki

LUMTAS-GM adalah peluru kendali pertama dalam keluarga UMTAS-GM, yang diperkenalkan dalam pameran IDEF 2023, mewakili lonjakan kemampuan peluru kendali berpandu presisi Roketsan. Sistem Anti-Tank Jarak Jauh UMTAS-GM dirancang untuk diintegrasikan ke dalam berbagai platform, termasuk udara, laut, dan darat.

Pengembangan UMTAS-GM terdiri dari dua fase: Blok-1 dan Blok-2. Varian Blok-1 menampilkan konfigurasi pencari ganda dengan pencari inframerah-imajinatif (IIR) dan pencari laser semi-aktif (SAL), dilengkapi dengan datalink radio frekuensi (RF) dua arah. Varian Blok-2 yang akan datang akan mencakup pencari ganda yang baru dengan IIR dan pencari TV.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Intelijen AS Sebut Iran...
Intelijen AS Sebut Iran Siapkan Drone yang Lebih Canggih dari yang Ada Sekarang
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Rekomendasi
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved