Perubahan Cuaca Bikin Kapal Perang Rusia Mudah Terdeteksi Radar Ukraina

Minggu, 19 November 2023 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Sistem rudal anti-kapal Neptune Ukraina beroperasi dengan radar yang disebut Mineral-U. Ini merupakan sistem radar pencarian dan lacak yang memberikan koordinat serangan kepada peluncur rudal berbasis darat.

Secara teknis posisi kapal perang Moskva di luar jangkauan normal radar yang berbasis darat. Operator radar dan senjata Ukraina seharusnya tidak bisa mengetahui keberadaan kapal tersebut.

Baca juga; Buntut Tenggelamnya Kapal Perang Moskva, Rusia Keluarkan Kommuna yang Berusia 110 Tahun

Namun, Tim Fisikawan Swedia memiliki teori yang mampu menjelaskan mengapa radar darat Ukraina mampu mendeteksi posisi kapal Moskva. Mereka menggunakan data meteorologi pada saat serangan rudal terjadi untuk memodelkan bagaimana perilaku gelombang radar.

Biasanya, gelombang radar akan merambat 15% lebih jauh dari cakrawala geometris saat memantul gelombang dari atmosfer dan kembali menuju permukaan planet. Selain itu, dalam cuaca normal, udara yang lebih tinggi dari permukaan tanah lebih dingin.
Perubahan Cuaca Bikin Kapal Perang Rusia Mudah Terdeteksi Radar Ukraina


Data meteorologi menunjukkan hari itu di lepas pantai Ukraina angin membawa massa udara yang hangat dan kering di atas lapisan atmosfer laut yang sejuk dan lembap. Pembalikan cuaca ini meluas dari daratan hingga ke lokasi kapal Moskva.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
Rekomendasi
Kasus Eks Jampidsus...
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diyakini Terus Berkembang, Eks Penyidik KPK: Ikuti Aliran Uangnya
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved