Hacker Iran Serang Perusahaan Logistik dan IT Israel

Kamis, 09 November 2023 - 22:47 WIB
loading...
Hacker Iran Serang Perusahaan...
Peretas atau hacker yang disponsori Iran dan tergabung dalam kelompok Imperial Kitten diketahui mengatur serangan siber terhadap perusahaan logistik, transportasi, dan teknologi Israel. Foto/CTech
A A A
TEHERAN - Peretas atau hacker yang disponsori Iran dan tergabung dalam kelompok Imperial Kitten diketahui mengatur serangan siber terhadap perusahaan logistik, transportasi, dan teknologi Israel. Perusahaan keamanan CrowdStrike menyebutkan serangan siber dilakukan untuk mencuri data dan kredensial serta meretas sistem.

CrowdStrike mengatakan telah mengamati kelompok Imperial Kitten menyerang perusahaan-perusahaan Israel antara tahun 2022 dan 2023. Imperial Kitten pertama kali muncul pada tahun 2017 dan memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran .

Kelompok tersebut menggunakan beberapa metode untuk mendapatkan akses awal ke sistem yang ditargetkan. Termasuk memikat korban ke domain yang dikendalikan penyerang, phishing, pencurian kredensial untuk mengakses peralatan VPN, dan eksploitasi publik.

Baca juga; Hacker Iran dan Rusia Bantu Hamas, Warga Yahudi Panas Dingin

Kelompok ini sebelumnya menargetkan organisasi pertahanan, penerbangan, maritim, teknologi informasi, dan logistik untuk mengumpulkan informasi intelijen bagi negara Iran. Menurut Proofpoint, Imperial Kitten, yang dilacak sebagai TA456, menggunakan perusahaan Mahak Rayan Afraz yang berbasis di Teheran sebagai kedok untuk berkomunikasi dengan IRGC.

PwC dalam postingan blognya pada bulan Oktober mengatakan Imperial Kitten, yang dijuluki Yellow Liderc, menggunakan kombinasi JavaScript berbahaya, email phishing, dan malware. CrowdStrike mengatakan kelompok tersebut, dalam operasi pada bulan Oktober selama perang Israel-Hamas, menggunakan email phishing untuk mengirimkan dokumen Excel yang mendukung makro.

Setelah korban mengaktifkan makro, dokumen tersebut mengekstrak tiga file batch yang menjalankan shell terbalik yang terhubung ke alamat IP hard-code pada port TCP 6443 untuk berkomunikasi dan menerima perintah dari C2. Imperial Kitten juga menggunakan alat sumber terbuka dan tersedia untuk umum, seperti PAExec, NetScan, dan PsExec, untuk melakukan gerakan lateral.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Rekomendasi
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Wakaf, BWI Dorong Sertifikasi Nazir secara Masif
Luncurkan Aplikasi Gerakan...
Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Hidayatullah Perkuat Filantropi Islam Berbasis Digital
Berita Terkini
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved