Berkecepatan 20 Km Per Detik, Komet Setan Berukuran 3 Kali Gunung Everest Menuju Bumi
Kamis, 09 November 2023 - 15:16 WIB
loading...
A
A
A
Ketika komet kriovolkanik mendekati Matahari, seperti yang dilakukan 12P/Pons-Brooks sekarang, dia memanas dan menimbulkan tekanan di dalam inti komet. Tekanan terus meningkat hingga nitrogen dan karbon monoksida meledak dan melemparkan puing-puing es melalui retakan besar pada cangkang inti atom.
Aliran gas ini dapat membentuk bentuk yang berbeda jika dilihat melalui teleskop, seperti tanduk setan, juga digambarkan sebagai tapal kuda atau Millennium Falcon dari Star Wars. Astronom amatir dari Arizona, Eliot Herman, mengatakan komet tersebut tiba-tiba menjadi cerah hampir 100 kali lipat pada tanggal 31 Oktober.
Baca juga; Komet Raksasa Menuju Bumi dengan Kecepatan 35.000 Kilometer per Jam
Bahkan komet itu terus menjadi lebih terang di hari-hari berikutnya. Ini merupakan indikasi ledakan baru aktivitas kriovolkanik dan tumbuhnya cula.
Ini menandai ledakan kedua dari komet 12P/Pons-Brooks dalam satu bulan kalender, dan yang ketiga sejak Juli. “Komet ini banyak diberitakan sebagai "komet setan" karena dua ledakan sebelumnya menghasilkan penampakan setan bertanduk,” kata Herman dikutip SINDOnews dari laman Daily Mail, Kamis (9/11/2023).
Sama seperti planet, komet di tata surya kita mengorbit matahari karena tertarik oleh tarikan gravitasi matahari yang sangat besar. Komet 12P/Pons-Brooks membutuhkan waktu 71 tahun untuk menyelesaikan satu orbit matahari.
Aliran gas ini dapat membentuk bentuk yang berbeda jika dilihat melalui teleskop, seperti tanduk setan, juga digambarkan sebagai tapal kuda atau Millennium Falcon dari Star Wars. Astronom amatir dari Arizona, Eliot Herman, mengatakan komet tersebut tiba-tiba menjadi cerah hampir 100 kali lipat pada tanggal 31 Oktober.
Baca juga; Komet Raksasa Menuju Bumi dengan Kecepatan 35.000 Kilometer per Jam
Bahkan komet itu terus menjadi lebih terang di hari-hari berikutnya. Ini merupakan indikasi ledakan baru aktivitas kriovolkanik dan tumbuhnya cula.
Ini menandai ledakan kedua dari komet 12P/Pons-Brooks dalam satu bulan kalender, dan yang ketiga sejak Juli. “Komet ini banyak diberitakan sebagai "komet setan" karena dua ledakan sebelumnya menghasilkan penampakan setan bertanduk,” kata Herman dikutip SINDOnews dari laman Daily Mail, Kamis (9/11/2023).
Sama seperti planet, komet di tata surya kita mengorbit matahari karena tertarik oleh tarikan gravitasi matahari yang sangat besar. Komet 12P/Pons-Brooks membutuhkan waktu 71 tahun untuk menyelesaikan satu orbit matahari.
Lihat Juga :