China Luncurkan Sepasang Satelit Pemetaan Bumi, AS Curigai Digunakan untuk Militer
Jum'at, 03 November 2023 - 21:28 WIB
loading...
China sukses meluncurkan sepasang satelit pemetaan Bumi Tianhui-5 pada peluncuran ke-50 sepanjang tahun 2023. Foto/CASC/Space
A
A
A
BEIJING - China sukses meluncurkan sepasang satelit pemetaan Bumi Tianhui-5 pada peluncuran ke-50 sepanjang tahun 2023. China merahasiakan rincian tentang satelit yang disebutkan untuk umum kepentingan umum, sehingga AS mencurigai digunakan untuk militer.
Kedua satelit itu diluncurkan menggunakan roket Long March 6A dari Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan, Rabu 1 November 2023 pukul 06:50 waktu Beijing. China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) mengumumkan keberhasilan penempatan satelit di orbit dalam waktu satu jam setelah peluncuran.
“Satelit tersebut telah memasuki orbit yang telah ditetapkan. Satelit tersebut akan digunakan untuk pemetaan geografis, survei sumber daya lahan, eksperimen ilmiah, dan misi lainnya," lapor media pemerintah China Xinhua dikutip SINDOnews dari laman Space, Jumat (3/11/2023).
Baca juga; Gunakan Foto Satelit, China Terbitkan Peta Baru Mencakup Perairan Kalimantan
Namun peluncuran tersebut tampaknya membawa dua satelit. Skuadron Pertahanan Luar Angkasa ke-18 Angkatan Luar Angkasa AS, yang berfokus pada kesadaran domain luar angkasa, mendeteksi dan mengkatalogkan dua kemungkinan muatan di orbit yang sama. Keduanya dilacak pada orbit sinkron matahari pada ketinggian 378 mil atau sekitar 608 kilometer.
Kedua satelit itu diluncurkan menggunakan roket Long March 6A dari Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan, Rabu 1 November 2023 pukul 06:50 waktu Beijing. China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) mengumumkan keberhasilan penempatan satelit di orbit dalam waktu satu jam setelah peluncuran.
“Satelit tersebut telah memasuki orbit yang telah ditetapkan. Satelit tersebut akan digunakan untuk pemetaan geografis, survei sumber daya lahan, eksperimen ilmiah, dan misi lainnya," lapor media pemerintah China Xinhua dikutip SINDOnews dari laman Space, Jumat (3/11/2023).
Baca juga; Gunakan Foto Satelit, China Terbitkan Peta Baru Mencakup Perairan Kalimantan
Namun peluncuran tersebut tampaknya membawa dua satelit. Skuadron Pertahanan Luar Angkasa ke-18 Angkatan Luar Angkasa AS, yang berfokus pada kesadaran domain luar angkasa, mendeteksi dan mengkatalogkan dua kemungkinan muatan di orbit yang sama. Keduanya dilacak pada orbit sinkron matahari pada ketinggian 378 mil atau sekitar 608 kilometer.
Lihat Juga :