Letusan Besar di Matahari Bentuk Ngarai Api Sepanjang 96.560 Km, Jadi Peringatan Serius
Jum'at, 03 November 2023 - 20:28 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian pada September 2022, ngarai api yang lebih besar membentang sepanjang 239.000 mil atau 385.000 km, muncul setelah letusan matahari yang dahsyat. Kedua ngarai ini memiliki kedalaman sekitar 12.400 mil atau 20.000 km, yaitu sekitar 1.800 kali lebih dalam dari Palung Mariana.
Baca juga; Ini Penampakan Matahari Paling Detail, Rekam Semburan Badai Tornado Plasma
Ngarai matahari yang sangat besar adalah tanda terbaru bahwa dengan cepat mendekati titik maksimum matahari. Ini merupakan puncak ledakan dalam siklus matahari selama sekitar 11 tahun, yang kemungkinan akan terjadi pada tahun 2024.
Menjelang solar maksimum, garis-garis medan magnet matahari mulai kusut. Garis-garis tak kasat mata ini biasanya membatasi plasma ke permukaan matahari. Namun ketika keduanya saling terkait, menjadi kurang efektif dalam menahan plasma di tempatnya, sehingga memungkinkan terbentuknya tonjolan besar dan lembah dalam di permukaan.
Magnetisme permukaan yang lebih lemah juga menyebabkan serangkaian struktur plasma menarik lainnya tahun ini termasuk pusaran kutub raksasa yang berputar-putar di sekitar kutub utara matahari. Ada juga fenomena tornado matahari yang tingginya melebihi 14 kali Bumi, dan air terjun plasma yang yang menghujani matahari secara berapi-api.
Baca juga; Ini Penampakan Matahari Paling Detail, Rekam Semburan Badai Tornado Plasma
Ngarai matahari yang sangat besar adalah tanda terbaru bahwa dengan cepat mendekati titik maksimum matahari. Ini merupakan puncak ledakan dalam siklus matahari selama sekitar 11 tahun, yang kemungkinan akan terjadi pada tahun 2024.
Menjelang solar maksimum, garis-garis medan magnet matahari mulai kusut. Garis-garis tak kasat mata ini biasanya membatasi plasma ke permukaan matahari. Namun ketika keduanya saling terkait, menjadi kurang efektif dalam menahan plasma di tempatnya, sehingga memungkinkan terbentuknya tonjolan besar dan lembah dalam di permukaan.
Magnetisme permukaan yang lebih lemah juga menyebabkan serangkaian struktur plasma menarik lainnya tahun ini termasuk pusaran kutub raksasa yang berputar-putar di sekitar kutub utara matahari. Ada juga fenomena tornado matahari yang tingginya melebihi 14 kali Bumi, dan air terjun plasma yang yang menghujani matahari secara berapi-api.
(wib)
Lihat Juga :