Wanita Ini Tetap Hidup dengan Jarum Tertanam di Otaknya selama 70 Tahun
Selasa, 24 Oktober 2023 - 17:12 WIB
loading...
Jarum tertanam di otak wanita ini selama 70 tahun. FOTO/ odditycentral.
A
A
A
LONDON - Seorang wanita berusia 80 tahun di Inggris menemukan bahwa dia telah hidup dengan jarum logam di otaknya selama 70 tahun. Jarum itu ditemukan saat wanita itu menjalani pemindaian otak untuk masalah lain.
BACA JUGA - Tokoh Yahudi Ukraina Ancam Santet Presiden Putin
Seperti dilansir dari Oddity Centra, wanita yang tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa dia tidak pernah merasakan sakit kepala atau gejala lain yang menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah di otaknya. Dia mengatakan bahwa dia tidak ingat bagaimana jarum itu bisa masuk ke otaknya.
Dokter yang merawat wanita itu mengatakan bahwa jarum itu kemungkinan besar masuk ke otaknya saat dia masih kecil. Jarum itu mungkin berasal dari kecelakaan atau cedera, atau mungkin dimasukkan ke otaknya secara sengaja.
Jarum itu telah tertanam di otak wanita itu selama bertahun-tahun tanpa menyebabkan kerusakan apa pun. Dokter mengatakan bahwa mereka akan membiarkan jarum itu tetap di tempatnya, karena operasi untuk mengangkatnya akan menimbulkan risiko yang lebih besar daripada manfaatnya.
BACA JUGA - Tokoh Yahudi Ukraina Ancam Santet Presiden Putin
Seperti dilansir dari Oddity Centra, wanita yang tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa dia tidak pernah merasakan sakit kepala atau gejala lain yang menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah di otaknya. Dia mengatakan bahwa dia tidak ingat bagaimana jarum itu bisa masuk ke otaknya.
Dokter yang merawat wanita itu mengatakan bahwa jarum itu kemungkinan besar masuk ke otaknya saat dia masih kecil. Jarum itu mungkin berasal dari kecelakaan atau cedera, atau mungkin dimasukkan ke otaknya secara sengaja.
Jarum itu telah tertanam di otak wanita itu selama bertahun-tahun tanpa menyebabkan kerusakan apa pun. Dokter mengatakan bahwa mereka akan membiarkan jarum itu tetap di tempatnya, karena operasi untuk mengangkatnya akan menimbulkan risiko yang lebih besar daripada manfaatnya.
Lihat Juga :