Ramah Lingkungan, Teknologi Incinerator Mampu Bakar 60 Ton Sampah dalam Sehari
Kamis, 19 Oktober 2023 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
Direktur PT Biru Sistem Perkasa, Cendra Perkasa mengatakan kerja sama pengelolaan sampah ini menjadi bentuk kolaborasi yang efektif dalam mengurangi sampah. Dia menyebut teknologi ramah lingkungan yang dihadirkan ini menggunakan bahan baku utama H2O atau air, sehingga tidak menimbulkan asap atau smokeless saat pembakaran.
“Kami berprinsip memberikan solusi kepada Pemkot Yogyakarta dengan sistem high teknologi, smokeless, dan green teknologi,” ujarnya.
Baca Juga: Urgensi Mengelola Sampah Plastik
Pembakaran sampah menggunakan incinerator membutuhkan suhu berkisar 1.250 hingga 1.500 derajat celsius. Namun, pembakaran masih terbatas untuk benda lunak, sehingga besi, batu dan kaca belum bisa terbakar sehingga harus dipisahkan.
"Hasil pembakaran sampah dibersihkan menggunakan air, sehingga tidak ada asap, warna dan bau. Output dari hasil pembakaran adalah abu. Angkanya di bawah tiga persen. Jadi sangat minim dan kecil, karena teknologi pembakaran yang sempurna," tuturnya.
“Kami berprinsip memberikan solusi kepada Pemkot Yogyakarta dengan sistem high teknologi, smokeless, dan green teknologi,” ujarnya.
Baca Juga: Urgensi Mengelola Sampah Plastik
Pembakaran sampah menggunakan incinerator membutuhkan suhu berkisar 1.250 hingga 1.500 derajat celsius. Namun, pembakaran masih terbatas untuk benda lunak, sehingga besi, batu dan kaca belum bisa terbakar sehingga harus dipisahkan.
"Hasil pembakaran sampah dibersihkan menggunakan air, sehingga tidak ada asap, warna dan bau. Output dari hasil pembakaran adalah abu. Angkanya di bawah tiga persen. Jadi sangat minim dan kecil, karena teknologi pembakaran yang sempurna," tuturnya.
(msf)
Lihat Juga :