Mengapa Luar Angkasa Gelap meski Banyak Bintang Bersinar Terang?

Rabu, 18 Oktober 2023 - 11:00 WIB
loading...
Mengapa Luar Angkasa...
Luar angkasa yang begitu luas ternyata gelap gulita meski terdapat banyak bintang. (Foto: The Conversation)
A A A
JAKARTA - Luar angkasa yang begitu luas ternyata gelap gulita meski terdapat 200 miliar triliun bintang yang bersinar terang, kenapa? Jawaban sederhana dari pertanyaan ini adalah paradoks Olbers.

Dikutip dari Britannica, Rabu (18/10/2023), paradoks Olbers dirumuskan oleh astronom Jerman Heinrich Olbers pada 1823. Paradoks Olbers atau paradoks langit malam merupakan pertanyaan mengapa langit malam terlihat gelap jika alam semesta tidak terbatas dan homogen serta jumlah bintangnya tidak terbatas.

Konsep dasar paradoks ini adalah jika alam semesta terdiri dari jumlah bintang yang tidak terbatas, maka langit malam seharusnya tidak gelap, melainkan terlihat sama terangnya seperti pada siang hari. Sebab, jika bintang-bintang tersebar secara merata di seluruh ruang, maka setiap garis pandang dari Bumi harusnya menembus bintang dan membawa cahayanya. Sehingga, langit seharusnya tidak gelap pada malam hari. Namun faktanya langit pada malam hari terlihat gelap.

Johannes Kepler pada tahun 1610 lantas mengemukakan argumen yang menentang gagasan alam semesta tanpa batas yang mengandung jumlah bintang tak terhingga. Menurut dia, rata-rata masa terang bintang-bintang terlalu singkat bagi cahaya untuk mencapai Bumi dari bintang-bintang yang sangat jauh.

Baca Juga: Teleskop Luar Angkasa James Webb Rekam Bintang Gelap dari Materi Gelap
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Jejak Molekuler Aneh...
Jejak Molekuler Aneh Ungkap Petunjuk tentang Kehidupan di Luar Angkasa
Sosok Renaldy Pujiansyah:...
Sosok Renaldy Pujiansyah: Bangun Sistem, Gerakkan Bisnis, dan Bawa Visi Besar Industri Kreatif Indonesia
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
3 Astronot Terjebak...
3 Astronot Terjebak di Stasiun Luar Angkasa, China Luncurkan Misi Penyelamatan
Rekomendasi
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Berita Terkini
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved