Inggris Kembangkan Mikrochip Baru Agar Baterai Ponsel Tahan Satu Bulan, Setahun 12 Kali Ngecas

Jum'at, 13 Oktober 2023 - 10:57 WIB
loading...
Inggris Kembangkan Mikrochip...
Para ilmuwan di Universitas Cambridge sedang membuat inovasi agar baterai ponsel bisa bertahan selama satu bulan. Foto/Daily Mail
A A A
LONDON - Para ilmuwan di Universitas Cambridge sedang membuat inovasi agar baterai ponsel bisa bertahan selama satu bulan. Untuk itu, mereka mengerjakan mikrochip yang bekerja sangat efisien sehingga perangkat ponsel hanya perlu diisi dayanya 12 kali setahun.

Menteri Teknologi Inggris Paul Scully mengatakan semikonduktor adalah fondasi dunia modern yang penting dalam segala hal mulai dari menjalankan mobil listrik hingga melawan penyakit. Pemerintah mengumumkan program dua tahun senilai 1,3 juta Poundsterling untuk beberapa start-up terpilih merevolusi kehidupan masyarakat Inggris.

Salah satunya, Vaire, startup semikonduktor yang didukung pemerintah untuk menjadikan Inggris sebagai yang terdepan dalam industri ini. Vaire mengembangkan mikrochip yang dapat meningkatkan masa pakai baterai ponsel dari gagasan tim peneliti matematika di Universitas Cambridge.

Baca juga; Cegah China Curi Teknologi Chip, Taiwan Siapkan Aturan Baru

Idenya didasarkan pada perancangan prosesor chip silikon yang hampir tidak membutuhkan energi untuk mengoperasikannya. Hanya ada sedikit informasi mengenai pengembangkan mikrochip ini yang diketahui publik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Workshop-Tools Mastery...
Workshop-Tools Mastery Class, Tingkatkan Penguasaan Tools AI dan Kemampuan Super Individual
Kemajuan Teknologi Jadi...
Kemajuan Teknologi Jadi Tantangan Menguji Karakter Bangsa
ShortPro Segera Meluncurkan...
ShortPro Segera Meluncurkan Produk AI Unggulan AI X
Ternyata Ini yang Bikin...
Ternyata Ini yang Bikin China Bisa Tinggalkan Jauh Teknologi AS
Ponsel ChatGPT Akan...
Ponsel ChatGPT Akan Segera Diluncurkan, Ini Bocorannya
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Rekomendasi
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
Berita Terkini
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved