Awas! Hacker Gunakan Error 404 untuk Curi Isi Kartu Kredit

Rabu, 11 Oktober 2023 - 11:17 WIB
loading...
Awas! Hacker Gunakan...
Hacker Gunakan Error 404 untuk melancarkan aksinya. FOTO/ Daily
A A A
LONDON - Perusahaan keamanan siber Akamai Security Intelligence Group telah mengidentifikasi teknik baru yang digunakan para hacker untuk melancarkan serangannya.

Dengan menggunakan teknik manipulasi error 404, para hacker disebut mampu mencuri kartu kredit lalu mengurasnya.

Seperti dilansir dari Bleeping Computer, Rabu (11/10/2023) teknik ini adalah salah satu dari tiga varian teknik yang sedang diamati para ahli saat ini. Dengan dua teknik lainnya menyembunyikan kode dalam atribut 'onerror' tag gambar HTML dan biner gambar agar muncul sebagai cuplikan kode Meta Pixel.

Akamai mengatakan teknik manipulasi error 404 sangat menarik perhatian karena para hacker akan membajak halaman kesalahan 404 di situs web jual beli online. Serangan berfokus pada situs Magento dan WooCommerce, dengan beberapa korban terkait dengan organisasi terkenal di sektor makanan dan ritel.

Adapun kelompok hacker yang menggunakannya adalah Magecart. Mereka akan memanfaatkan halaman default '404 Not Found' untuk menyembunyikan dan memuat kode pencuri kartu kredit berbahaya, yang belum pernah digunakan oleh kelompok lain atau terlihat dalam serangan-serangan sebelumnya.

“Teknik penyembunyian ini sangat inovatif dan sesuatu yang belum pernah kami lihat dalam kampanye Magecart sebelumnya. Ide memanipulasi halaman kesalahan 404 default dari situs web yang ditargetkan dapat menawarkan berbagai opsi kreatif kepada para aktor Magecart untuk meningkatkan persembunyian dan penghindaran," kata Akamai.

Penyelidik Akamai awalnya berasumsi kelompok Magecart telah melakukan kesalahan konfigurasi. Namun, setelah diperiksa lebih dekat, mereka menemukan bahwa pemuat berisi pencocokan ekspresi reguler yang mencari string tertentu dalam HTML yang dikembalikan pada laman 404.

Setelah menemukan string di halaman, Akamai menemukan string berkode base64 gabungan yang disembunyikan dalam komentar. Penguraian kode string tersebut mengungkapkan skimmer JavaScript, yang bersembunyi di seluruh halaman 404.

"Kami menyimulasikan permintaan tambahan ke jalur yang tidak ada, dan semuanya mengembalikan halaman kesalahan 404 yang sama yang berisi komentar dengan kode berbahaya yang disandikan," jelas Akamai.

"Pemeriksaan ini mengonfirmasi bahwa penyerang berhasil mengubah halaman kesalahan default untuk seluruh situs web dan menyembunyikan kode berbahaya di dalamnya," tambah mereka.

Disebutkan, kode skimmer menampilkan formulir palsu yang harus diisi oleh pengunjung situs web dengan rincian sensitif, termasuk nomor kartu kredit, tanggal kedaluwarsa, dan kode keamanan. Setelah data ini dimasukkan pada formulir palsu, korban mendapat kesalahan "batas waktu sesi" palsu.

Di latar belakang, semua informasi dikodekan base64 dan dikirim ke penyerang melalui URL permintaan gambar yang membawa string sebagai parameter kueri. Pendekatan ini membantu menghindari deteksi oleh alat pemantauan lalu lintas jaringan, karena permintaan tersebut terlihat seperti peristiwa pengambilan gambar yang tidak berbahaya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
Bukan Cuma Adu Rudal,...
Bukan Cuma Adu Rudal, Hacker dan AI Jadi Malaikat Maut di Perang AS-Israel vs Iran
Claude Diperdaya Peretas...
Claude Diperdaya Peretas untuk Curi Data dan Dokumen Rahasia Meksiko
Google Umumkan Patch...
Google Umumkan Patch Darurat Chrome untuk Waspadai Zero-Day
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
Rekomendasi
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved