Panel Surya Ini Memungkinkan Perjalanan ke Mars dalam 126 Hari

Sabtu, 07 Oktober 2023 - 15:07 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Kehidupan Kuno di Planet Mars

Sebuah pesawat ruang angkasa yang menggunakan metode transfer ke dalam akan mencapai planet merah dalam 126 hari, meskipun 103 hari di antaranya adalah waktu yang dibutuhkan roket konvensional untuk mencapai lokasi penempatan. Untuk perjalanan menuju heliopause, metode perpindahan ke dalam memakan waktu 5,3 tahun, sedangkan metode perpindahan ke luar membutuhkan waktu 4,2 tahun.

Metode perpindahan keluar memerlukan 103 hari perjalanan sebelum diluncurkan, tetapi metode ini mencapai heliosfer lebih cepat karena layar surya mencapai kecepatan maksimumnya pada 300 hari. Dengan menggunakan metode transfer keluar, dibutuhkan waktu dua tahun untuk mencapai kecepatan maksimumnya.

"Penggerak panel surya memiliki potensi untuk mengirimkan muatan kecil (sub-kilogram) dengan cepat ke seluruh tata surya,” kata Dr. René Heller, ahli astrofisika di Institut Max Planck untuk Penelitian Tata Surya.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Jejak Molekuler Aneh...
Jejak Molekuler Aneh Ungkap Petunjuk tentang Kehidupan di Luar Angkasa
Danantara Kantongi Investasi...
Danantara Kantongi Investasi Rp23,7 Triliun Bangun Pabrik Panel Surya
3 Astronot Terjebak...
3 Astronot Terjebak di Stasiun Luar Angkasa, China Luncurkan Misi Penyelamatan
Meteor Cirebon Jadi...
Meteor Cirebon Jadi Alarm Bahaya, Fisikawan IPB Ungkap Ancaman Asteroid hingga Badai Matahari
Rekomendasi
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved