Panel Surya Ini Memungkinkan Perjalanan ke Mars dalam 126 Hari

Sabtu, 07 Oktober 2023 - 15:07 WIB
loading...
Panel Surya Ini Memungkinkan...
Panel surya pertama kali didemonstrasikan di luar angkasa oleh misi LightSail 2 dari Planetary Society (Foto: The Planetary Society)
A A A
JAKARTA - Para ilmuwan menyelidiki potensi aerographite sebagai bahan material panel surya untuk melakukan perjalanan ke Mars.

Dilansir dari Universe Today, Jumat (6/10/2023) panel surya pertama kali didemonstrasikan di luar angkasa oleh misi LightSail 2 dari Planetary Society, yang menaikkan orbit CubeSat kecil sejauh 3,2 kilometer hanya dengan menggunakan gaya pendorong foton atau berkas cahaya dari matahari.

Studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Acta Astronautica merinci, tim ilmuwan melakukan simulasi perjalanan ke Mars dan ruang antarbintang menggunakan panel surya aerographite. Panel surya ini akan ditempatkan antarplanet dan antarbintang.

Baca Juga: China Berhasil Foto Keseluruhan Planet Mars

Untuk penelitian mereka, para peneliti menyimulasikan kecepatan panel surya yang dibuat menggunakan aerographite. Simulasi di pesawat ruang angkasa panel surya dengan massa hingga 1 kilogram, termasuk 720 gram aerographite dengan luas penampang 104 meter persegi.

Mereka mengukur kecepatan panel surya mencapai Mars dan medium antarbintang, yang juga dikenal sebagai heliopause – titik di mana pengaruh angin matahari tidak lagi terasa. Mereka menyimulasikan dua lintasan berbeda dari Bumi, yang dikenal sebagai metode transfer langsung ke luar dan transfer ke dalam untuk setiap perjalanan. Metode transfer langsung ke luar untuk perjalanan ke Mars dan heliopause melibatkan penyebaran dan keberangkatan layar surya dari orbit kutub di sekitar Bumi.

Untuk metode transfer ke dalam, pesawat ruang angkasa layar surya akan diterbangkan dengan roket tradisional ke lokasi sekitar 0,6 unit astronomi (AU) dari Matahari. Layar surya kemudian akan dibuka dan memulai perjalanannya ke Mars atau heliopause. Para peneliti menemukan bahwa metode transfer langsung ke luar memungkinkan pesawat ruang angkasa berlayar surya mencapai Mars dalam 26 hari.

Baca Juga: Ilmuwan Temukan Kehidupan Kuno di Planet Mars

Sebuah pesawat ruang angkasa yang menggunakan metode transfer ke dalam akan mencapai planet merah dalam 126 hari, meskipun 103 hari di antaranya adalah waktu yang dibutuhkan roket konvensional untuk mencapai lokasi penempatan. Untuk perjalanan menuju heliopause, metode perpindahan ke dalam memakan waktu 5,3 tahun, sedangkan metode perpindahan ke luar membutuhkan waktu 4,2 tahun.

Metode perpindahan keluar memerlukan 103 hari perjalanan sebelum diluncurkan, tetapi metode ini mencapai heliosfer lebih cepat karena layar surya mencapai kecepatan maksimumnya pada 300 hari. Dengan menggunakan metode transfer keluar, dibutuhkan waktu dua tahun untuk mencapai kecepatan maksimumnya.

"Penggerak panel surya memiliki potensi untuk mengirimkan muatan kecil (sub-kilogram) dengan cepat ke seluruh tata surya,” kata Dr. René Heller, ahli astrofisika di Institut Max Planck untuk Penelitian Tata Surya.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Jejak Molekuler Aneh...
Jejak Molekuler Aneh Ungkap Petunjuk tentang Kehidupan di Luar Angkasa
Danantara Kantongi Investasi...
Danantara Kantongi Investasi Rp23,7 Triliun Bangun Pabrik Panel Surya
3 Astronot Terjebak...
3 Astronot Terjebak di Stasiun Luar Angkasa, China Luncurkan Misi Penyelamatan
Meteor Cirebon Jadi...
Meteor Cirebon Jadi Alarm Bahaya, Fisikawan IPB Ungkap Ancaman Asteroid hingga Badai Matahari
Rekomendasi
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved