Mempermudah Pembuatan Aplikasi Real-Time dengan Teknologi AI

Selasa, 03 Oktober 2023 - 19:50 WIB
loading...
Mempermudah Pembuatan...
Aplikasi Real-Time dengan Teknologi AI. FOTO/ CNET
A A A
JAKARTA - Aplikasi AI ( Artificial Intelligence ) atau kecerdasan buatan sangat luas dan terus berkembang pesat. AI dapat diterapkan di berbagai bidang kehidupan, mulai dari bisnis, industri, kesehatan, pendidikan, hingga hiburan.

BACA JUGA - Cara Menggunakan Character AI untuk Chatbot

Confluent Inc, pelopor data streaming, memperkenalkan Apache Flink® di Confluent Cloud, sebuah layanan terkelola penuh untuk pemrosesan streaming yang memudahkan perusahaan untuk memfilter, bergabung, dan memperkaya aliran data dengan Flink.

Dengan aliran data yang diproses dengan cepat, organisasi dapat bereaksi dan berinovasi lebih cepat dengan wawasan yang akurat dan tepat waktu.

Selain itu, Confluent mengumumkan Portal Data untuk membantu perusahaan menemukan semua aliran data real-time dalam organisasinya, Enterprise Cluster untuk memangkas biaya Apache Kafka® pada severless jaringan privat dan mengurangi biaya penyimpanan untuk Confluent Cloud.

"Perusahaan-perusahaan di seluruh dunia memanfaatkan data streaming dengan Apache Kafka untuk mendukung pengalaman real-time," ujar Chief Product Officer Confluent Shaun Clowes, dalam keterangannya, Selas (3/10/2023).

Menurut dia, meskipun data streaming menghubungkan data di seluruh organisasi, alat pemrosesan streaming seperti Apache Flink memungkinkan untuk menindaklanjuti data secara real-time dan mempercepat pengembangan kasus penggunaan baru. Penawaran Kafka dan Flink yang kami kelola saling melengkapi untuk menjalankan data streaming.

“Keduanya bekerja lebih baik dalam sebuah platform terpadu untuk menghubungkan dan memperkaya data, sehingga perusahaan dapat menemukan lebih banyak wawasan dan memberikan pengalaman yang berdampak, sehingga dapat mengubah keadaan," imbuhnya.

Sebagai salah satu proyek utama Apache Software Foundation, Flink telah muncul sebagai standar de facto untuk pemrosesan streaming. Performa tinggi, set fitur yang kaya, dan komunitas pengembang yang kuat menjadikan Flink sebagai salah satu pilihan populer untuk pemrosesan streaming berskala besar, kecepatan tinggi, dan latensi rendah.

Karena Kafka telah menjadi teknologi standar untuk data streaming, Flink pun sering digunakan bersama-sama dengan Kafka untuk mendukung beban kerja yang sangat penting bagi perusahaan.

Sementara itu, menurut laporan Data Streaming 2023, data streaming merupakan kebutuhan bisnis yang sangat penting karena sebesar 72% pemimpin teknologi informasi (TI) menggunakannya untuk mendukung sistem perusahaan yang kritikal. Namun, data streaming hanyalah sebagian dari tantangan perusahaan.

Sementara itu, Flink memungkinkan perusahaan seperti layanan transportasi untuk mencocokkan pengemudi dan pengendaranya, bagi bank untuk memperingatkan pengguna tentang aktivitas penipuan, dan bagi perusahaan media sosial untuk menawarkan rekomendasi konten yang dipersonalisasi secara real-time.

"Pemrosesan aliran data sangat penting untuk mengidentifikasi dan melindungi dari risiko keamanan secara real-time," ujar Engineering Manager di Cisco Meraki Vinay Krishna Patnana.

Dengan penawaran Flink yang dikelola sepenuhnya oleh Confluent, lanjut dia, pihaknya bisa mengakses, menggabungkan, dan memperkaya data dari sensor internet of things (IoT), kamera pintar, dan analitik Wi-Fi untuk segera mengambil tindakan terhadap potensi ancaman secara real-time, seperti deteksi penyusupan.

“Hal ini memungkinkan kami untuk memproses data sensor segera setelah kejadian terjadi, sehingga memungkinkan deteksi dan respons yang lebih cepat terhadap insiden keamanan tanpa menambah beban operasional," tutup Vinay Khrisna.
yak postingan, lakukan cara ini berulang kali.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Rekomendasi
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved