Fortnite Jadi Game Tersukses, Epic Games Justru Pecat 870 Karyawan

Jum'at, 29 September 2023 - 11:11 WIB
loading...
Fortnite Jadi Game Tersukses,...
Epic Games, perusahaan pembuat Fortnite, bakal memecat sebanyak 870 karyawan karena mengalami kerugian besar. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Epic Games, produsen game terkenal Fortnite, dilaporkan memecat 870 karyawan. Padahal game tersebut sangat laris di pasaran. Apa penyebabnya?

Dilaporkan BBC, Jumat (29/9) ini, Epic Games tidak hanya memecat karyawan tapi juga menjual situs Bandcamp. Tim Sweeney, CEO Epic Games langsung mengirimkan surat kepada ratusan karyawan yang dipecat.

Dalam surat itu Tim Sweeney mengatakan bahwa mereka sudah berusaha keras untuk menekan biaya pengeluaran. Namun, usaha itu tetap tidak mampu menahan biaya pengeluaran yang sangat besar.

“Kami akhirnya memutuskan merumahkan karyawan adalah satu-satunya cara. Langkah ini diyakini bisa menyeimbangkan kondisi finansial kita," tulis Tim Sweeney.

Fortnite Jadi Game Tersukses, Epic Games Justru Pecat 870 Karyawan

Kantor perwakilan Epic Games di Jerman. Foto: ist

Disebutkan BBC Epic memiliki kantor perwakilan di seluruh dunia termasuk di Inggris. Hanya saja belum diketahui di mana PHK akan terjadi. Yang pasti menurut Tim Sweeney pemnutusan kerja itu tidak akan mengganggu inti bisnis Epic Games. Dia menggambarkan sekitar dua pertiga dari PHK terjadi di luar bidang penting bisnis games.

Berita ini tentu sangat ironis mengingat Epic Games memiliki permainan yang sangat popular di dunia, Fortnite. Game itu bahkan sudah memiliki 400 juta pengguna terdaftar.

Hanya saja memang Epic Games terus mengalami masalah belakangan ini. Mereka bahkan baru saja harus membayar biaya kompensasi ke pengguna senilai USD245 juta atau sekitar Rp3,7 triliun.

Baca Juga: Cara Klaim Death Stranding Gratis di Epic Games

Kesepakatan itu menyusul keluhan yang diajukan para orang tua ke Komisi Perdagangan Amerika Serikat (FTC). Para orang tua frustasi karena anak-anak mereka dengan mudah membeli tool berbayar di Fortnite tanpa izin.

Menurut temuan FTC, Fortnite menggunakan desain antarmuka yang seakan memancing pemain untuk membeli item tak diinginkan. "Epic (developer Fortnite) memudahkan anak-anak membeli item berbayar tanpa izin orang tua. Fortnite juga mengunci akun pengguna ketika pembayaran tak diselesaikan," dikutip dari CNBC, Rabu(20/9)lalu.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Game Mobile Action RPG...
Game Mobile Action RPG ‘The God of Highschool Legends’ Dirilis, GAMES+ Bidik Jadi Publisher Terkemuka
Dari 44 Juta Jadi 1...
Dari 44 Juta Jadi 1 Juta Pemain: Runtuhnya Kerajaan Fortnite Picu Gelombang PHK Epic Games
Pasar Game Hancur Lebur!...
Pasar Game Hancur Lebur! Epic Games PHK 1.000 Orang, Pemain Fortnite Kabur
Pencipta Rockstar Games...
Pencipta Rockstar Games Sebut AI seperti Penyakit Sapi Gila
ROG Exclusive Store...
ROG Exclusive Store Penuhi Kebutuhan Gamers dan Pecinta Teknologi Kota Pahlawan
Tutup Studio The Initiative,...
Tutup Studio The Initiative, Microsoft Batal Hadirkan Game Xbox
CEO ITOXI Ungkap Alasan...
CEO ITOXI Ungkap Alasan Gandeng MNC Games Rilis The God of Highschool: Legends di Indonesia
Rilis Gim The God of...
Rilis Gim The God of Highschool: Legends, Warren Tanoesoedibjo Targetkan GAMES+ Kuasai Pasar Gaming
Hary Tanoesoedibjo Dukung...
Hary Tanoesoedibjo Dukung Peluncuran The God of Highschool: Legends, Gebrakan Baru MNC Games
Rekomendasi
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Memuat Kalimat Syahadat,...
Memuat Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Tak Menyentuh Tanah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved