Karya Anak Bangsa, Alat Monitor Kadar Gula Darah Akurat Pasien Diabetes
Senin, 25 September 2023 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
Penggunaan stiker pada sensor ini dilakukan dengan melekatkan bagian adhesive tape pada kulit. Nantinya akan terjadi reverse iontophoresis, yaitu pelepasan molekul dari dalam tubuh untuk dapat dideteksi oleh sensor tersebut. Kemudian, glukosa akan tercuplik oleh elektroda. Output elektroda tersebut akan diolah oleh PCB untuk menghasilkan kadar glukosa darah.
"Hasil pengukuran ini dapat ditampilkan dalam dua macam interface, yaitu pada aplikasi smartphone yang dilengkapi fitur rekam medis dan notifikasi serta indikator warna sensor,” kata salah satu anggota tim Ahmad Daelamy.
Baca Juga: Kulit Bersisik Menandakan Gula Darah Tinggi, Waspada!
Selain Daelamy, anggota tim lainnya mahasiswi FTUI angkatan 2021 bernama Fathia Maheswari Nugraha dan Yasmina Ashfa Zahidah. Mereka merancang sensor ini mengusung Tim Biomaddict.
Dekan FTUI, Prof. Dr. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., mengapresiasi karya inovatif ini. Lantaran idenya mengikuti perkembangan zaman. "Era modern saat ini, penggunaan teknologi Internet of Things memang menjadi marak digunakan karena berdampak tinggi. Solusi ini berpotensi besar untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan mempermudah pengelolaan kondisi kesehatan mereka," kata Heri.
"Hasil pengukuran ini dapat ditampilkan dalam dua macam interface, yaitu pada aplikasi smartphone yang dilengkapi fitur rekam medis dan notifikasi serta indikator warna sensor,” kata salah satu anggota tim Ahmad Daelamy.
Baca Juga: Kulit Bersisik Menandakan Gula Darah Tinggi, Waspada!
Selain Daelamy, anggota tim lainnya mahasiswi FTUI angkatan 2021 bernama Fathia Maheswari Nugraha dan Yasmina Ashfa Zahidah. Mereka merancang sensor ini mengusung Tim Biomaddict.
Dekan FTUI, Prof. Dr. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., mengapresiasi karya inovatif ini. Lantaran idenya mengikuti perkembangan zaman. "Era modern saat ini, penggunaan teknologi Internet of Things memang menjadi marak digunakan karena berdampak tinggi. Solusi ini berpotensi besar untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan mempermudah pengelolaan kondisi kesehatan mereka," kata Heri.
(msf)
Lihat Juga :