Google Kembangkan Mikroskop Bertenaga AI untuk Bantu Dokter Identifikasi Sel Kanker
Kamis, 21 September 2023 - 13:22 WIB
loading...
A
A
A
Untuk diketahui, ARM pertama kali diperkenalkan ke publik pada tahun 2018 dan belum digunakan untuk mendiagnosis pasien. Saat ini, terdapat 13 prototipe ARM, dan pengujian signifikan masih diperlukan sebelum dapat membantu memenuhi kebutuhan dokter sehari-hari.
Ini bukan pertama kalinya Google Health berinvestasi pada alat bertenaga AI yang tidak hanya meningkatkan akurasi diagnostik tetapi juga membantu mengisi kesenjangan dalam dunia kedokteran karena terbatasnya ketersediaan tenaga kesehatan.
Raksasa teknologi ini telah memutuskan untuk bermitra dengan startup yang berinvestasi pada AI untuk meningkatkan layanan kesehatan dan diperkirakan telah menginvestasikan lebih dari $200 miliar atau setara Rp 3,07 kuadriliun pada investasi AI dalam dekade terakhir.
Hal ini sangat penting mengingat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan akan terjadi kekurangan 15 juta pekerja layanan kesehatan di seluruh dunia pada tahun 2030.
Ini bukan pertama kalinya Google Health berinvestasi pada alat bertenaga AI yang tidak hanya meningkatkan akurasi diagnostik tetapi juga membantu mengisi kesenjangan dalam dunia kedokteran karena terbatasnya ketersediaan tenaga kesehatan.
Raksasa teknologi ini telah memutuskan untuk bermitra dengan startup yang berinvestasi pada AI untuk meningkatkan layanan kesehatan dan diperkirakan telah menginvestasikan lebih dari $200 miliar atau setara Rp 3,07 kuadriliun pada investasi AI dalam dekade terakhir.
Hal ini sangat penting mengingat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan akan terjadi kekurangan 15 juta pekerja layanan kesehatan di seluruh dunia pada tahun 2030.
(wbs)
Lihat Juga :