Terungkap, Rahasia di Balik Berlian Pink Langka yang Menakjubkan
Kamis, 21 September 2023 - 07:05 WIB
loading...
A
A
A
Selain Argyle, berlian pink hanya ditemukan di tambang Kollur di Andhra Pradesh, India. Kemudian pada abad ke-17 dan 18, berlian pink ditemukan di kawasan Minas Gerais, Brasil. Berlian pink juga ditemukan di Rusia, Afrika Selatan, Kanada, Tanzania dan Siberia.
Berlian pink memiliki harga fantastis. Rekor harga lelang tertinggi yang pernah ada untuk batu semacam itu dipegang oleh CTF Pink Star, yang dijual seharga USD71,2 juta di Hong Kong pada 2017. Berlian Williamson Pink Star, yang dijual seharga USD57,7 juta pada 2022, juga di Hong Kong, memegang rekor harga tertinggi per karat, hampir USD5,2 juta.
Hingga kini belum diketahui apa yang membuat warnanya pink. Berlian kuning atau biru mendapatkan warnanya dari keberadaan unsur lain, tetapi berlian pink memiliki kemurnian kimia sama dengan varietas putih.
Hal yang diketahui ilmuwan adalah berlian pink membutuhkan gaya besar yang terlibat dalam tumbukan lempeng tektonik, di dalam mantel Bumi.
Untuk mengetahui apa lagi yang diperlukan untuk menemukan tambang berlian pink, Olierook dan rekan-rekan menggunakan teknik geokronologis pada batuan dari tambang untuk mengidentifikasi usia dari deposit tersebut.
Mereka memeriksa rasio uranium dalam apatit dan zirkon yang merupakan bagian dari batuan di mana berlian pink ditemukan. Batuan ini mengandung jumlah uranium yang sangat kecil dan kadang-kadang torium, yang mengalami peluruhan seiring berjalannya waktu menjadi timah dan helium. Dengan mengukur rasio uranium dan produk peluruhan di mineral-mineral ini, ilmuwan dapat memperoleh usia yang sangat akurat untuk pembentukan batuan.
"Dengan menggunakan sinar laser yang lebih kecil dari lebar rambut manusia pada batuan yang dipasok oleh Rio Tinto, kami menemukan bahwa Argyle berusia 1,3 miliar tahun, yang 100 juta tahun lebih tua dari perkiraan sebelumnya, artinya kemungkinan besar terbentuk sebagai hasil dari pecahan superbenua kuno," ujar Olierook.
Berlian pink memiliki harga fantastis. Rekor harga lelang tertinggi yang pernah ada untuk batu semacam itu dipegang oleh CTF Pink Star, yang dijual seharga USD71,2 juta di Hong Kong pada 2017. Berlian Williamson Pink Star, yang dijual seharga USD57,7 juta pada 2022, juga di Hong Kong, memegang rekor harga tertinggi per karat, hampir USD5,2 juta.
Hingga kini belum diketahui apa yang membuat warnanya pink. Berlian kuning atau biru mendapatkan warnanya dari keberadaan unsur lain, tetapi berlian pink memiliki kemurnian kimia sama dengan varietas putih.
Hal yang diketahui ilmuwan adalah berlian pink membutuhkan gaya besar yang terlibat dalam tumbukan lempeng tektonik, di dalam mantel Bumi.
Untuk mengetahui apa lagi yang diperlukan untuk menemukan tambang berlian pink, Olierook dan rekan-rekan menggunakan teknik geokronologis pada batuan dari tambang untuk mengidentifikasi usia dari deposit tersebut.
Mereka memeriksa rasio uranium dalam apatit dan zirkon yang merupakan bagian dari batuan di mana berlian pink ditemukan. Batuan ini mengandung jumlah uranium yang sangat kecil dan kadang-kadang torium, yang mengalami peluruhan seiring berjalannya waktu menjadi timah dan helium. Dengan mengukur rasio uranium dan produk peluruhan di mineral-mineral ini, ilmuwan dapat memperoleh usia yang sangat akurat untuk pembentukan batuan.
"Dengan menggunakan sinar laser yang lebih kecil dari lebar rambut manusia pada batuan yang dipasok oleh Rio Tinto, kami menemukan bahwa Argyle berusia 1,3 miliar tahun, yang 100 juta tahun lebih tua dari perkiraan sebelumnya, artinya kemungkinan besar terbentuk sebagai hasil dari pecahan superbenua kuno," ujar Olierook.
Lihat Juga :