Terungkap, Rahasia di Balik Berlian Pink Langka yang Menakjubkan
Kamis, 21 September 2023 - 07:05 WIB
loading...
Berlian pink sangat sulit ditemukan dan memiliki harga fantastis. (Foto: Murray Rayner)
A
A
A
JAKARTA - Para ilmuwan akhirnya berhasil mengungkap rahasia di balik terbentuknya berlian pink yang super langka. Hal ini akan menuntun pada lokasi keberadaan berlian pink lainnya yang tersembunyi di dalam tanah.
Berlian terbentuk pada lapisan dalam Bumi dengan panas dan tekanan yang sangat tinggi kemudian muncul ke permukaan bumi bersama lava dari letusan gunung berapi. Proses alamiah ini kemudian membentuk berlian. Namun, untuk berlian pink masih ada banyak hal yang belum bisa dijelaskan.
Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Curtin University di Australia kini telah memberikan potongan penting dari teka-teki yang menjelaskan bagaimana berlian pink terbentuk dan muncul ke permukaan Bumi.
Selain tekanan dari tumbukan lempeng tektonik, berlian pink membutuhkan benua untuk meregang saat pecah. Tarikan inilah yang mengeruk berlian pink dari kedalaman mantel, sehingga ditemukan oleh manusia yang menambangnya.
Baca Juga: Lebih Berharga dari Gunung Emas, Berlian Pink Terbesar di Dunia Ditemukan
Sebelum ditutup pada 2020, tambang Argyle di wilayah timur terpencil Kimberley, Australia Barat, menyuplai 90 persen berlian pink dunia. Kini upaya pencarian tambang serupa terus dilakukan. Penutupan tambang Argyle dikarenakan biaya ekstraksi lebih mahal karena tambang menjadi lebih dalam dari waktu ke waktu.
"Selama ketiga bahan ini hadir, karbon dalam jumlah besar, tumbukan benua, dan kemudian meregang, maka kami pikir akan mungkin untuk menemukan Argyle berikutnya, yang dulunya adalah sumber alami berlian terbesar di dunia," kata ahli geologi Hugo Olierook dari Universitas Curtin di Australia dikutip dari Science Alert, Kamis (20/9/2023).
Berlian terbentuk pada lapisan dalam Bumi dengan panas dan tekanan yang sangat tinggi kemudian muncul ke permukaan bumi bersama lava dari letusan gunung berapi. Proses alamiah ini kemudian membentuk berlian. Namun, untuk berlian pink masih ada banyak hal yang belum bisa dijelaskan.
Studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Curtin University di Australia kini telah memberikan potongan penting dari teka-teki yang menjelaskan bagaimana berlian pink terbentuk dan muncul ke permukaan Bumi.
Selain tekanan dari tumbukan lempeng tektonik, berlian pink membutuhkan benua untuk meregang saat pecah. Tarikan inilah yang mengeruk berlian pink dari kedalaman mantel, sehingga ditemukan oleh manusia yang menambangnya.
Baca Juga: Lebih Berharga dari Gunung Emas, Berlian Pink Terbesar di Dunia Ditemukan
Sebelum ditutup pada 2020, tambang Argyle di wilayah timur terpencil Kimberley, Australia Barat, menyuplai 90 persen berlian pink dunia. Kini upaya pencarian tambang serupa terus dilakukan. Penutupan tambang Argyle dikarenakan biaya ekstraksi lebih mahal karena tambang menjadi lebih dalam dari waktu ke waktu.
"Selama ketiga bahan ini hadir, karbon dalam jumlah besar, tumbukan benua, dan kemudian meregang, maka kami pikir akan mungkin untuk menemukan Argyle berikutnya, yang dulunya adalah sumber alami berlian terbesar di dunia," kata ahli geologi Hugo Olierook dari Universitas Curtin di Australia dikutip dari Science Alert, Kamis (20/9/2023).
Lihat Juga :