Terungkap, Rahasia di Balik Berlian Pink Langka yang Menakjubkan

Kamis, 21 September 2023 - 07:05 WIB
loading...
A A A
Superbenua itu bisa saja potongan kerak kuno yang disebut geolog Nuna, yang diperkirakan telah pecah antara 1,3 dan 1,22 miliar tahun yang lalu. Peregangan Nuna saat pecah mungkin menjadi komponen vital dalam pengiriman berlian pink ke permukaan.

"Argyle terletak di titik di mana wilayah Kimberley dan bagian utara Australia bertabrakan bertahun-tahun sebelumnya, dan tumbukan semacam itu menciptakan area rusak atau 'bekas luka' di tanah yang tidak akan pernah sembuh sepenuhnya," kata Olierook.

Baca Juga: Berlian di Dalam Berlian Langka Ditemukan di India

"Walaupun benua yang akan menjadi Australia tidak pecah, area di mana Argyle berada meregang, termasuk sepanjang bekas luka, yang menciptakan celah di kerak bumi untuk magma menembak ke atas ke permukaan, membawa bersamanya berlian pink."

Penjelasan ini dapat membantu ilmuwan memahami proses pembentukan berlian pink serta memberikan petunjuk tentang di mana lokasi tambang berikutnya. Namun, hal itu tentu tidak mudah. Semua berlian dunia ditemukan di daerah vulkanik. Sepertinya diperlukan kenaikan magma untuk mengangkut berlian dari bawah tanah.

Artinya sebagian besar berlian ditemukan di pusat-pusat benua kuno , di mana daerah vulkanik terpapar di permukaan. "Argyle terletak di jahitan dua benua kuno ini dan pinggiran-pinggiran ini sering kali tertutup oleh pasir dan tanah, meninggalkan kemungkinan bahwa gunung berapi yang mengandung berlian pink serupa masih tersembunyi, termasuk di Australia," kata Olierook.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Letusan Kimberlit...
Fenomena Letusan Kimberlit Akan Muntahkan Butiran Berlian
China Temukan Deposit...
China Temukan Deposit Emas Bawah Laut Terbesar
Benua Australia Bergerak...
Benua Australia Bergerak Cepat, NOAA: Berpotensi Menabrak Indonesia
Australia Blokir TikTok...
Australia Blokir TikTok & Instagram U-16 Mulai 10 Desember, 1 Juta Akun Remaja Terdampak
Gangguan Jaringan Optus...
Gangguan Jaringan Optus Merenggut Tiga Nyawa di Australia
Australia Berniat Tak...
Australia Berniat Tak Gunakan YouTube untuk Konten Pemerintah
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
2 Ganda Putra Indonesia...
2 Ganda Putra Indonesia Ditarik dari Australian Open 2026
Rekomendasi
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Tren Wewangian Gen Z:...
Tren Wewangian Gen Z: Ekspresi Diri Melalui Pilihan Aroma Harian
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved