Mempercepat Transisi Target COP28, Dampak Perubahan Iklim Diminimalisir
Sabtu, 16 September 2023 - 14:51 WIB
loading...
Dampak Perubahan Iklim Diminimalisir. FOTO/ IFL Science
A
A
A
NEW YORK - Mengurangi emisi gas rumah kaca . Proses pembuatan produk baru dari bahan mentah baru membutuhkan energi yang besar. Emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari proses ini dapat berkontribusi terhadap perubahan iklim.
BACA JUGA - Urgensi Pendidikan Perubahan Iklim
Daur ulang sampah dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dengan mengurangi kebutuhan akan bahan mentah baru
Tetra Pak, perusahaan solusi pemrosesan dan pengemasan gandeng PT Sinar Sosro meluncurkan kampanye daur ulang, DAURI Daur Untuk Negeri.
Kerjasama kedua perusahaan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan disaksikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Festival LIKE-Lingkungan Iklim Kehutanan dan Energi Terbarukan yang merupakan salah satu kegiatan menuju COP28 - konferensi perubahan iklim.
Kampanye DAURI berfokus pada peningkatan kesadaran akan pentingnya daur ulang, serta guna mendorong masyarakat Indonesia untuk mendaur ulang kemasan minuman bekas mereka.
Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan, bahwa Indonesia telah berhasil mengurangi penumpukan sampah sekitar 12 juta ton pada tahun 2022.
BACA JUGA - Urgensi Pendidikan Perubahan Iklim
Daur ulang sampah dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dengan mengurangi kebutuhan akan bahan mentah baru
Tetra Pak, perusahaan solusi pemrosesan dan pengemasan gandeng PT Sinar Sosro meluncurkan kampanye daur ulang, DAURI Daur Untuk Negeri.
Kerjasama kedua perusahaan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan disaksikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Festival LIKE-Lingkungan Iklim Kehutanan dan Energi Terbarukan yang merupakan salah satu kegiatan menuju COP28 - konferensi perubahan iklim.
Kampanye DAURI berfokus pada peningkatan kesadaran akan pentingnya daur ulang, serta guna mendorong masyarakat Indonesia untuk mendaur ulang kemasan minuman bekas mereka.
Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan, bahwa Indonesia telah berhasil mengurangi penumpukan sampah sekitar 12 juta ton pada tahun 2022.
Lihat Juga :