Mobile Security Amankan Work From Home dari Serangan Siber
Rabu, 29 April 2020 - 22:34 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu fitur utama yang menjadi unggulan Mobile Security adalah Unified Endpoint Management (UEM) yang mampu memberikan proteksi sekaligus mengatur dan mengontrol kebijakan atas elemen ABCD (application, browser, content, device). Kontrol UEM berlaku pada semua endpoints, baik itu smartphone dan tablet.
![Mobile Security Amankan Work From Home dari Serangan Siber]()
"Kami proteksi aplikasinya, mana yang boleh diakses mana yang tidak. Begitu juga dengan browser dan kontennya, di-secure. Device juga ikut kami amankan karena begitu karyawan mengakses media sosial atau lainnya, maka itu menjadi ancaman bagi jaringan perusahaan. Kecuali device-nya milik perusahaan, jadi hanya bisa mengakses kebutuhan perusahaan saja," timpal Rini Apriliani, GM Enterprise Connectivity and Mobility Solution Telkomsel, pada kesempatan yang sama.
Fitur tersebut membuat Mobile Security mampu memudahkan organisasi untuk mengelola aplikasi serta konten berbeda pada perangkat dan sistem operasi yang beragam secara end-to-end supaya bisa menghasilkan efisiensi biaya. Pengelolaan pun cukup melalui satu dashboard yang telah terintegrasi, sehingga mendapat insight berharga dari karyawan menjadi lebih mudah.
Peningkatan produktivitas pun dapat terwujud karena karyawan dalam menggunakan aplikasi, data, dan layanan milik tempatnya bekerja di mana saja, kapan saja, dan dari perangkat apa saja secara aman. Karena Mobile Security mendukung berbagai jenis ownership device seperti Bring Your Own Device (BYOD) dan Corporate Own Device. "Smartphone yang bisa digunakan minimal berbasis Android 6 atau iOs 10," imbuh Rini.
![Mobile Security Amankan Work From Home dari Serangan Siber]()
Dalam menghadikan solusi ini, Telkomsel juga berkolaborasi dengan mitra terkemuka seperti Vmware, Blackberry, Samsung Knox, Vostra-Vanguard dan Wizy untuk mengembangkan platform Mobile Security agar menjadi solusi dengan pengamanan data yang tinggi. Berbagai kemampuan yang ditawarkan Mobile Security semakin lengkap karena sifat pengembangannya yang fleksibel, baik itu di on-premises, secure cloud, maupun hybrid cloud.
"Kami gunakan banyak platform untuk memenuhi beragam kebutuhan pelanggan. Sebab masing-masing platform punya kelebihan sendiri yang bisa memenuhi kebutuhan pelanggan," kata Dharma lagi serata menambahkan, Telkomsel berperan sebagai orkestrator yang meramu solusi-solusi dari perusahaan teknologi tersebut untuk kemudian diaplikasikan kepada kebutuhan pelanggan.
Di tahun lalu, layanan Mobile Security telah berhasil meraih penghargaan di ajang Telecom Asia Awards 2019 dalam kategori "Most Innovative Approach to Mobile Security". Di mana penghargaan ini menjadi penghargaan internasional regional se-Asia pertama untuk business to business (B2B) yang dicapai oleh Telkomsel di tahun 2019. Sekaligus hal ini sebagai pembuktian bahwa Telkomsel selalu mengedepankan inovasi untuk memberikan layanan yang berkualitas bagi para pelanggan, termasuk pelanggan enterprise.

"Kami proteksi aplikasinya, mana yang boleh diakses mana yang tidak. Begitu juga dengan browser dan kontennya, di-secure. Device juga ikut kami amankan karena begitu karyawan mengakses media sosial atau lainnya, maka itu menjadi ancaman bagi jaringan perusahaan. Kecuali device-nya milik perusahaan, jadi hanya bisa mengakses kebutuhan perusahaan saja," timpal Rini Apriliani, GM Enterprise Connectivity and Mobility Solution Telkomsel, pada kesempatan yang sama.
Fitur tersebut membuat Mobile Security mampu memudahkan organisasi untuk mengelola aplikasi serta konten berbeda pada perangkat dan sistem operasi yang beragam secara end-to-end supaya bisa menghasilkan efisiensi biaya. Pengelolaan pun cukup melalui satu dashboard yang telah terintegrasi, sehingga mendapat insight berharga dari karyawan menjadi lebih mudah.
Peningkatan produktivitas pun dapat terwujud karena karyawan dalam menggunakan aplikasi, data, dan layanan milik tempatnya bekerja di mana saja, kapan saja, dan dari perangkat apa saja secara aman. Karena Mobile Security mendukung berbagai jenis ownership device seperti Bring Your Own Device (BYOD) dan Corporate Own Device. "Smartphone yang bisa digunakan minimal berbasis Android 6 atau iOs 10," imbuh Rini.

Dalam menghadikan solusi ini, Telkomsel juga berkolaborasi dengan mitra terkemuka seperti Vmware, Blackberry, Samsung Knox, Vostra-Vanguard dan Wizy untuk mengembangkan platform Mobile Security agar menjadi solusi dengan pengamanan data yang tinggi. Berbagai kemampuan yang ditawarkan Mobile Security semakin lengkap karena sifat pengembangannya yang fleksibel, baik itu di on-premises, secure cloud, maupun hybrid cloud.
"Kami gunakan banyak platform untuk memenuhi beragam kebutuhan pelanggan. Sebab masing-masing platform punya kelebihan sendiri yang bisa memenuhi kebutuhan pelanggan," kata Dharma lagi serata menambahkan, Telkomsel berperan sebagai orkestrator yang meramu solusi-solusi dari perusahaan teknologi tersebut untuk kemudian diaplikasikan kepada kebutuhan pelanggan.
Di tahun lalu, layanan Mobile Security telah berhasil meraih penghargaan di ajang Telecom Asia Awards 2019 dalam kategori "Most Innovative Approach to Mobile Security". Di mana penghargaan ini menjadi penghargaan internasional regional se-Asia pertama untuk business to business (B2B) yang dicapai oleh Telkomsel di tahun 2019. Sekaligus hal ini sebagai pembuktian bahwa Telkomsel selalu mengedepankan inovasi untuk memberikan layanan yang berkualitas bagi para pelanggan, termasuk pelanggan enterprise.
Lihat Juga :