Foxconn Tawarkan Gaji Lebih Tinggi bagi Pekerja Huawei dibandingkan iPhone

Jum'at, 15 September 2023 - 11:37 WIB
loading...
Foxconn Tawarkan Gaji...
Foxconn Technology Group, menawarkan tarif lebih tinggi bagi pekerja yang membuat ponsel Huawei Technologies dibandingkan pekerja yang membuat iPhone. Foto/SCMP
A A A
BEIJING - Foxconn Technology Group, menawarkan gaji lebih tinggi bagi pekerja yang membuat ponsel Huawei Technologies dibandingkan pekerja yang membuat iPhone. Unit FIH Foxconn menawarkan tarif per jam sebesar 26 yuan (USD3,60) untuk pekerja Huawei dan 21 yuan (USD2,93) untuk pekerja iPhone.

Unit FIH Foxconn, yang membuat ponsel pintar Huawei dan beroperasi di bawah anak perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai Foxconn International Holdings. Unit FIH Foxconn menawarkan tarif per jam sebesar 26 yuan (USD3,60 atau Rp55.000) untuk pekerja baru di pabriknya di distrik Longhua, Shenzhen.

Jumlah gaji itu lebih tinggi dari tarif per jam sebesar 21 yuan (USD2,93 atau Rp45.000) yang ditawarkan di Grup Bisnis Produk Digital (iDPBG) terintegrasi Foxconn, yang membuat iPhone. Perekrutan ini terjadi di tengah perlombaan produksi Apple dan Huawei yang baru-baru ini meluncurkan ponsel 5G.

Baca juga; Panaskan China, Apple Tambah Jumlah Pabrik iPhone di India

“Pegawai baru akan mengetahui ponsel apa yang mereka buat setelah pabrik mengalokasikan mereka ke tim berbeda berdasarkan permintaan saat ini. Namun, saat ini mereka memiliki peluang lebih tinggi untuk membuat ponsel untuk Huawei,” kata seorang agen di Shenzhen yang bermarga Xu kepada media lokal China Business News.

Dikutip dari laman scmp, Jumat (15/9/2023), ada banyak faktor yang mempengaruhi tarif per jam di berbagai unit di bawah Foxconn, produsen kontrak elektronik terbesar di dunia. Xu, agen perekrutan, mengatakan tarif per jam yang ditawarkan oleh FIH biasanya lebih tinggi dibandingkan iDPBG karena unit produksi iPhone biasanya menawarkan program kesejahteraan yang lebih baik bagi pekerja dibandingkan unit lain.
Foxconn Tawarkan Gaji Lebih Tinggi bagi Pekerja Huawei dibandingkan iPhone


Di Zhengzhou, ibu kota provinsi Henan tengah tempat pabrik iPhone terbesar di dunia, Foxconn menawarkan bonus penandatanganan musim puncak sebesar 6.480 yuan per orang di Grup Bisnis Enklosur Produk Perusahaan. Grup ini yang bertanggung jawab memproduksi komponen mekanis untuk iPhone.

Meskipun Tiongkok tetap menjadi pusat produksi terpentingnya, Apple telah mendiversifikasi rantai pasokannya di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Perusahaan yang berbasis di Cupertino, California akan menyediakan iPhone 15 buatan India pada hari debut penjualan global untuk pertama kalinya, menurut laporan Bloomberg awal pekan ini yang mengutip sumber anonim.

Baca juga; Alasan Produk Iphone Diproduksi di China, Hubungan Erat yang Tak Terpisahkan

Meskipun Apple memulai produksi iPhone 15 di pabrik Foxconn di India bulan lalu, sebagian besar seri iPhone 15 terbaru akan datang dari Tiongkok, kata laporan itu. Foxconn yang berbasis di Taiwan, yang secara resmi dikenal sebagai Hon Hai Precision Industry, tidak segera membalas permintaan komentar mengenai tarif per jam.

Diketahui Apple meluncurkan seri iPhone 15, sementara Huawei meluncurkan ponsel Mate 60 Pro dan Mate 60 Pro+ baru. Huawei yang berbasis di Shenzhen mengumumkan upacara peluncuran produk barunya pada tanggal 25 September.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Klaim China di Perairan...
Klaim China di Perairan Natuna, Pakar Minta Indonesia Pertahankan Kedaulatan
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
Rekomendasi
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
Ribuan Sengketa Pajak...
Ribuan Sengketa Pajak Bermunculan, Perbedaan Tafsir Masih Jadi Pemicu Utama
Momen Angela Tanoesoedibjo...
Momen Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator Perindo yang Aktif Kawal APBD dan Turun ke Masyarakat
Berita Terkini
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Waspadai Heat Stroke,...
Waspadai Heat Stroke, Jakarta Bakal Terasa Jauh Lebih Gerah hingga Akhir September 2026
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan Kacamata Pintar Terbaru di WWDC 2027
Dukung Vokasi, LG Hadirkan...
Dukung Vokasi, LG Hadirkan Kelas Multimedia Modern di SMKN 2 Tangerang Selatan
Nothing Ear (3a): Berani...
Nothing Ear (3a): Berani Beda di Pasar yang Menghukum Merek Asing
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved