TikTok: Bagi Anda Menyenangkan, tapi bagi Trump dan Politisi Kami Ancaman

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 23:33 WIB
loading...
A A A
"Kami menerima ini dan menerima tantangan untuk memberikan ketenangan pikiran melalui transparansi dan akuntabilitas yang lebih besar," katanya lagi.

Investor ByteDance, termasuk Sequoia dan General Atlantic, juga telah mengusulkan untuk mentransfer kepemilikan mayoritas TikTok kepada mereka di tengah lebih banyak pengawasan dari AS, menurut laporan Reuters. (Baca juga: Memprihatinkan, PB IDI: Sudah 72 Dokter Meninggal Akibat Covid-19 )

Kekhawatiran keamanan TikTok tidak menghentikan perusahaan untuk menarik lebih banyak pengguna. Di AS, TikTok diunduh 48,9 juta kali pada paruh pertama 2020, naik 133% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut data dari firma analisis Sensor Tower.

Secara global, ada 623,4 juta pemasangan TikTok selama enam bulan itu, dan aplikasi ini melampaui 2 miliar unduhan pada bulan April. India adalah pasar TikTok terbesar, diikuti oleh Brasil, AS, Indonesia, dan Meksiko.

Sementara itu, pejabat pemerintah masih mencermati TikTok, sebuah aplikasi yang dikenal dengan video tarian uniknya yang berlangsung hingga satu menit. Anggota parlemen AS mengatakan, jika TikTok tidak menyimpan data AS di China, mereka masih khawatir bahwa pemerintah memiliki kontrol atas aplikasi tersebut.

"Para pakar keamanan telah menyuarakan keprihatinan bahwa tambal sulam intelijen, keamanan nasional, dan cybersecurity samar China memaksa perusahaan China untuk mendukung dan bekerja sama dengan pekerjaan intelijen yang dikendalikan oleh Partai Komunis China," tuding senator AS, Chuck Schumer, seorang Demokrat dari New York, dan Tom Cotton, seorang Republikan Arkansas, menulis dalam sebuah surat tahun lalu yang meminta penilaian risiko keamanan nasional aplikasi.

Pada 2017, ByteDance membeli aplikasi media sosial Musical.ly, yang memiliki kantor di Shanghai, Cina, dan Santa Monica, California. Perusahaan China kemudian mengubah nama Musical.ly, sudah populer di kalangan remaja di AS, sebagai TikTok dan mempromosikan aplikasi dengan kampanye pemasaran yang agresif. Pemerintah AS tahun lalu meluncurkan tinjauan keamanan nasional atas akuisisi ByteDance untuk Musical.ly.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Rekomendasi
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved