Satelit Rekam Badai Mediterania yang Langka Penyebab Banjir Libya
Rabu, 13 September 2023 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan, dua bendungan di dekat kota Derna gagal menahan aliran air hujan dan runtuh, sehingga menyebabkan bencana banjir besar. Ribuan orang diyakini telah kehilangan nyawa dalam bencana tersebut, sehingga mendorong pihak berwenang Libya mengumumkan keadaan darurat.
![Satelit Rekam Badai Mediterania yang Langka Penyebab Banjir Libya]()
“Fenomena Medicane seperti Badai Daniel relatif jarang terjadi, dan cenderung lebih sering terjadi di bagian barat Laut Mediterania dibandingkan di garis pantai Libya yang gersang. Namun, sulit memahami potensi bencana ekstrem di iklim kering, di mana curah hujan sedang jarang terjadi,” kata Liz Stephens, profesor risiko dan ketahanan iklim di Reading University di Inggris dikutip SINDOnews dari laman Space, Rabu (13/9/2023).
Suzanne Gray, profesor meteorologi di Reading University mengatakan, biasanya hanya satu hingga tiga Medican terbentuk di kawasan Mediterania setiap tahunnya. Saat ini menjadi paradox, meningkatnya perubahan iklim, badai kemungkinan besar akan tumbuh lebih kuat dibandingkan di iklim yang lebih dingin.
Baca juga; Seperempat Kota Libya Hilang Disapu Banjir, 1.000 Jenazah Ditemukan
“Perubahan iklim diperkirakan meningkatkan intensitas bencana yang paling parah. Kami yakin bahwa perubahan iklim meningkatkan curah hujan yang terkait dengan badai tersebut. Akan menarik untuk mengevaluasi apakah total curah hujan di Libya timur secara fisik tidak mungkin terjadi tanpa perubahan iklim,” tambah Stephens.

“Fenomena Medicane seperti Badai Daniel relatif jarang terjadi, dan cenderung lebih sering terjadi di bagian barat Laut Mediterania dibandingkan di garis pantai Libya yang gersang. Namun, sulit memahami potensi bencana ekstrem di iklim kering, di mana curah hujan sedang jarang terjadi,” kata Liz Stephens, profesor risiko dan ketahanan iklim di Reading University di Inggris dikutip SINDOnews dari laman Space, Rabu (13/9/2023).
Suzanne Gray, profesor meteorologi di Reading University mengatakan, biasanya hanya satu hingga tiga Medican terbentuk di kawasan Mediterania setiap tahunnya. Saat ini menjadi paradox, meningkatnya perubahan iklim, badai kemungkinan besar akan tumbuh lebih kuat dibandingkan di iklim yang lebih dingin.
Baca juga; Seperempat Kota Libya Hilang Disapu Banjir, 1.000 Jenazah Ditemukan
“Perubahan iklim diperkirakan meningkatkan intensitas bencana yang paling parah. Kami yakin bahwa perubahan iklim meningkatkan curah hujan yang terkait dengan badai tersebut. Akan menarik untuk mengevaluasi apakah total curah hujan di Libya timur secara fisik tidak mungkin terjadi tanpa perubahan iklim,” tambah Stephens.
(wib)
Lihat Juga :