Diteliti Sejak 2012, Ini Penyebab Kaldera McDermitt Berlimpah Harta Karun Lithium
Selasa, 12 September 2023 - 19:40 WIB
loading...
A
A
A
Para peneliti mengiris kristal inang untuk mengekspos gumpalan magma yang diawetkan ini, yang berdiameter 10 hingga 100 mikron. Kemudian menganalisisnya dengan Mikroprobe Ion Resolusi Tinggi Sensitif di Laboratorium SHRIMP-RG di Stanford Earth.
Baca juga; 5 Harta Karun Tambang Indonesia dengan Cadangan Terbesar
Pengambilan sampel tersebut digunakan untuk mengukur rasio timbal terhadap uranium untuk menghitung usia butiran mineral, yang memungkinkan para peneliti mengidentifikasi tingkat pengayaan Lithium di kaldera. Hasil ini kemudian dibandingkan dengan data dari teknik yang merinci komposisi kimia dan sifat fisik sampel batuan utuh dan tanah liat yang terpisah.
Para peneliti juga mencatat dalam makalah penelitiannya tersebut bahwa mineral lempung smektit magnesian trioktahedral, yang merupakan mineral lempung yang mengandung Lithium, banyak ditemukan di kaldera. Lithium adalah logam paling ringan di dunia dan sangat reaktif, sehingga ideal untuk bahan baku membuat baterai pada ponsel, laptop, dan kendaraan listrik.
Baca juga; 5 Harta Karun Tambang Indonesia dengan Cadangan Terbesar
Pengambilan sampel tersebut digunakan untuk mengukur rasio timbal terhadap uranium untuk menghitung usia butiran mineral, yang memungkinkan para peneliti mengidentifikasi tingkat pengayaan Lithium di kaldera. Hasil ini kemudian dibandingkan dengan data dari teknik yang merinci komposisi kimia dan sifat fisik sampel batuan utuh dan tanah liat yang terpisah.
Para peneliti juga mencatat dalam makalah penelitiannya tersebut bahwa mineral lempung smektit magnesian trioktahedral, yang merupakan mineral lempung yang mengandung Lithium, banyak ditemukan di kaldera. Lithium adalah logam paling ringan di dunia dan sangat reaktif, sehingga ideal untuk bahan baku membuat baterai pada ponsel, laptop, dan kendaraan listrik.
(wib)
Lihat Juga :