Ilmuwan Pastikan Angka Populasi Beruang Kutub Menurun Drastis
Minggu, 10 September 2023 - 06:50 WIB
loading...
Populasi Beruang Kutub Menurun Drastis. FOTO/ DOK IFL SCIENCE
A
A
A
WASHINGTON - Para ilmuwan yakin populasi beruang kutub sangat kritis dan akan lebih banyak lagi hewan yang kelaparan di tahun-tahun mendatang karena emisi gas rumah kaca mempercepat pencairan es laut Arktik.
BACA JUGA - Kelaparan Ekstrem, Beruang Grizzly Makan Beruang Hitam
Hubungan antara mencairnya es di laut Arktik dan menurunnya populasi beruang kutub telah diketahui selama beberapa dekade.
Namun penelitian yang diterbitkan baru-baru ini di jurnal Science adalah penelitian pertama yang secara langsung mengukur hubungan tersebut.
Cecilia Bitz, seorang profesor ilmu atmosfer dari Universitas Washington dan penulis utama studi baru ini, mengatakan pemahaman yang lebih spesifik tentang bagaimana emisi gas rumah kaca menyebabkan kematian beruang kutub merupakan langkah penting dalam melindungi spesies yang terancam punah.
“Semakin banyak kita melepaskan gas rumah kaca, semakin banyak pula penderitaan yang dialami populasi beruang kutub,''
'' Faktanya adalah, ratusan pembangkit listrik di seluruh AS secara kolektif akan mengeluarkan lebih dari 60 gigaton gas rumah kaca sepanjang masa pakainya,'' kata Bitz.
BACA JUGA - Kelaparan Ekstrem, Beruang Grizzly Makan Beruang Hitam
Hubungan antara mencairnya es di laut Arktik dan menurunnya populasi beruang kutub telah diketahui selama beberapa dekade.
Namun penelitian yang diterbitkan baru-baru ini di jurnal Science adalah penelitian pertama yang secara langsung mengukur hubungan tersebut.
Cecilia Bitz, seorang profesor ilmu atmosfer dari Universitas Washington dan penulis utama studi baru ini, mengatakan pemahaman yang lebih spesifik tentang bagaimana emisi gas rumah kaca menyebabkan kematian beruang kutub merupakan langkah penting dalam melindungi spesies yang terancam punah.
“Semakin banyak kita melepaskan gas rumah kaca, semakin banyak pula penderitaan yang dialami populasi beruang kutub,''
'' Faktanya adalah, ratusan pembangkit listrik di seluruh AS secara kolektif akan mengeluarkan lebih dari 60 gigaton gas rumah kaca sepanjang masa pakainya,'' kata Bitz.
Lihat Juga :