Rusia Luncurkan 3 Ribu Serangan Siber terhadap Ukraina Sepanjang 2023

Sabtu, 09 September 2023 - 16:18 WIB
loading...
Rusia Luncurkan 3 Ribu...
Perang Rusia dan Ukraina tak hanya terjadi di dunia nyata, tapi juga sengit di dunia maya. (Foto: Reuters)
A A A
JAKARTA - Perang Rusia dan Ukraina tak hanya terjadi di dunia nyata, tapi juga sengit di dunia maya. Invasi yang dimulai sejak Februari 2022 itu mengakibatkan kerusakan di berbagai sektor.

Tercatat Rusia telah melancarkan 3.000 serangan siber terhadap Ukraina sepanjang 2023. Sebelumnya juga terdeteksi 4.500 serangan serupa.

Hal ini disampaikan kepala keamanan siber untuk Dinas Keamanan Ukraina (SBU) Illia Vitiuk pada pertemuan siber di Washington, beberapa waktu lalu. “Rusia terus-menerus berevolusi dan mencari cara-cara baru (untuk menyerang),” ujarnya dikutip dari VoA, Sabtu (9/9/2023).

Operasi siber Rusia hingga kini memang belum berhasil memberikan pukulan telak ke Ukraina. Namun, mereka tak pantang menyerah dan terus menyempurnakan taktiknya serta menjadikan operasi siber sebagai bagian dari doktrin perang.

Baca Juga: Alasan China Mendukung Rusia di Perang Rusia Ukraina

Vitiuk mengklaim Rusia melancarkan antara 10 dan 15 serangan siber serius setiap hari dan banyak di antaranya menunjukkan tanda-tanda diluncurkan melalui koordinasi dengan serangan rudal dan manuver militer lainnya.

Bulan lalu, misalnya, Ukraina mengungkap dan memblokir plot malware Rusia yang berusaha menyusup ke sistem penting Ukraina dengan menggunakan perangkat seluler Android yang diambil dari pasukan Ukraina di medan perang.

Para pejabat Rusia selalu menyangkal keterlibatan dalam serangan siber, terutama yang ditujukan pada infrastruktur sipil. Namun klaim ini ditanggapi skeptis oleh Ukraina dan negara-negara Barat, khususnya Amerika.

“Rusia meningkatkan kemampuan dan upaya mereka di dunia maya. Ini adalah pertarungan sengit setiap hari,” kata Wakil Direktur CIA David Cohen, yang berbicara pada konferensi yang sama di Washington.

Tak hanya Ukraina, Rusia juga mendapat banyak serangan siber. "Ada serangan terhadap pemerintah Rusia, beberapa serangan peretasan dan kebocoran. Ada serangan ruang informasi pada siaran TV dan radio," kata Cohen.

Hingga kini pertahanan siber Ukraina memang masih kokoh. Namun Vitiuk menyatakan kewaspadaannya.

Baca Juga: Rusia Denda Google Rp5,5 Triliun, Dianggap Melanggar Soal Perang Rusia

“Perang ini bukan lari cepat, ini maraton. Musuh kita sedang berkembang, dan ada banyak hal yang masih perlu kita lakukan, dan banyak hal yang masih perlu kita adopsi agar kemenangan ini bisa diraih lebih cepat,” tuturnya.

Vitiuk juga memperingatkan bahwa tekad Rusia tidak boleh dianggap enteng, mengingat intelijen Ukraina menunjukkan bahwa Moskow sedang mencari cara untuk memperluas jangkauan operasi sibernya terhadap Kyiv.

“Kami dengan jelas melihat adanya program serangan siber nasional,” kata Vitiuk.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Rekomendasi
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
3 Tujuan Rusia Menempatkan...
3 Tujuan Rusia Menempatkan Pesawat Tempur di Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved