Ilmuwan Israel Ciptakan Embrio Manusia Tanpa Sel Telur, Sperma, dan Rahim
Jum'at, 08 September 2023 - 11:28 WIB
loading...
Ilmuwan Israel Ciptakan Embrio Manusia . FOTO/ DAILY
A
A
A
LONDON - Seiring dengan kemajuan teknologi, para ilmuwan terus melakukan inovasi. Baru-baru ini dikabarkan bahwa tim dari Weizmann Institute of Science, Israel berhasil menciptakan model embrio manusia yang bertahan selama 14 hari, tanpa sel telur, sperma dan rahim.
BACA JUGA - Britney Spears Alami Keguguran: Kami Telah Kehilangan Bayi Ajaib
Para ilmuwan mendemonstrasikan model lengkap embrio manusia menggunakan sel induk yang dikembangkan di dalam laboratorium. Mereka menghasilkan model menggunakan sel induk berpotensi majemuk yang tidak dimodifikasi secara genetik.
Ini adalah sel yang berpotensi berkembang menjadi berbagai jenis sel. Dan yang menariknya lagi adalah model yang dihasilkan ini meniru struktur 3D dan karakteristik utama dari embrio manusia, sebagaimana dihimpun dari Science Focus pada Jumat (8/9/2023).
Ini merupakan yang pertama dalam ilmu pengetahuan, dalam perlombaan menciptakan model embrio manusia yang juga diikuti oleh Universitas Cambridge dan Institut Teknologi California. Model mencakup plasenta dan kantung kuning telur untuk memastikan pertumbuhan embrio sintetis.
BACA JUGA - Britney Spears Alami Keguguran: Kami Telah Kehilangan Bayi Ajaib
Para ilmuwan mendemonstrasikan model lengkap embrio manusia menggunakan sel induk yang dikembangkan di dalam laboratorium. Mereka menghasilkan model menggunakan sel induk berpotensi majemuk yang tidak dimodifikasi secara genetik.
Ini adalah sel yang berpotensi berkembang menjadi berbagai jenis sel. Dan yang menariknya lagi adalah model yang dihasilkan ini meniru struktur 3D dan karakteristik utama dari embrio manusia, sebagaimana dihimpun dari Science Focus pada Jumat (8/9/2023).
Ini merupakan yang pertama dalam ilmu pengetahuan, dalam perlombaan menciptakan model embrio manusia yang juga diikuti oleh Universitas Cambridge dan Institut Teknologi California. Model mencakup plasenta dan kantung kuning telur untuk memastikan pertumbuhan embrio sintetis.
Lihat Juga :