Jadi Tempat Terpanas di Bumi, NASA Cap Gurun Dasht-e Lut sebagai Area Neraka
Selasa, 05 September 2023 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Para ilmuwan percaya, jutaan tahun yang lalu, Dasht-e Lut merupakan dasar laut. Namun karena adanya pergeseran tektonik, air laut pun naik dan sisanya menguap karena temperatur yang tinggi.
Dasht-e Lut yang dikelilingi dengan pegunungan menjadi semakin panas karena tidak bisa menerima udara lembap dari Laut Arab dan Laut Mediterania.
Kerikil vulkanik yang menyebar ke permukaan dataran turut menyumbang temperatur tinggi di Dasht-e Lut.
Selain itu, tanah yang asin membuat tanaman tidak bisa tumbuh di Dasht-e Lut hingga menjadikannya begitu panas.
Bahkan, kaktus yang biasanya menjadi tumbuhan tahan dengan suhu panas, tidak bisa hidup di Dasht-e Lut. Satu-satunya tanaman yang bisa tumbuh di gurun tersebut selain lumut gurun adalah semak tangguh setinggi 10 meter.
Dasht-e Lut yang dikelilingi dengan pegunungan menjadi semakin panas karena tidak bisa menerima udara lembap dari Laut Arab dan Laut Mediterania.
Kerikil vulkanik yang menyebar ke permukaan dataran turut menyumbang temperatur tinggi di Dasht-e Lut.
Selain itu, tanah yang asin membuat tanaman tidak bisa tumbuh di Dasht-e Lut hingga menjadikannya begitu panas.
Bahkan, kaktus yang biasanya menjadi tumbuhan tahan dengan suhu panas, tidak bisa hidup di Dasht-e Lut. Satu-satunya tanaman yang bisa tumbuh di gurun tersebut selain lumut gurun adalah semak tangguh setinggi 10 meter.
Lihat Juga :