10 Salah Kaprah tentang Ilmu Pengetahuan, Antara Sains dan Adegan Film
Sabtu, 02 September 2023 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
Peredam suara modern mengurangi kebisingan akibat tembakan sekitar 30 desibel (dB). Jumlah ini tidak cukup untuk membuat sebagian besar senjata tetap senyap, karena senjata api biasanya menghasilkan sekitar 150 dB.
Menggunakan peredam suara hanya dapat mengurangi suara tembakan hingga ke tingkat suara ledakan di dekatnya. Bahkan industri senjata api menyebut bahwa istilah peredam suara keliru, dan telah beralih untuk menyebutnya sebagai penekan agar dapat menggambarkan fungsinya dengan lebih akurat.
Kendati demikian, tembakan senyap tetap menjadi salah satu mitos sains yang paling tersebar luas dalam sejarah Hollywood, seperti terlihat dalam film adaptasi Hitman, film John Wick, dan James Bond.
Baca Juga: Sains yang Nirmakna
4. Tembakan Dapat Membuat Target Terpental
![10 Salah Kaprah tentang Ilmu Pengetahuan, Antara Sains dan Adegan Film]()
Kejadian umum dalam film aksi, orang yang tertembak senjata sering kali terlihat terlempar ke belakang karena benturan seperti yang terjadi pada serangan jarak dekat.
Namun, peluru tidak hanya dirancang untuk menembus tetapi juga ribuan kali lebih ringan dari tubuh manusia. Inilah sebabnya mengapa peluru merobek daging dan memiliki dampak minimal di tempat lain selain di titik tembakan.
Kendati demikian, tembakan yang membuat orang terkapar sering muncul dalam film-film laris Hollywood.
5. Asteroid di Luar Angkasa
![10 Salah Kaprah tentang Ilmu Pengetahuan, Antara Sains dan Adegan Film]()
Pemandangan paling familiar dari medan asteroid padat di luar angkasa adalah ketika Millennium Falcon terbang melewati salah satu asteroid di The Empire Strikes Back, dengan Han Solo harus menghindari rintangan di segala arah.
Hal ini akan dianggap sebagai anomali oleh para ilmuwan di dunia nyata, karena sebenarnya terdapat jarak ratusan ribu kilometer antara asteroid dalam kelompok, bidang, dan sabuk di ruang angkasa yang dapat diamati.
Faktanya, meski terdapat jutaan batu berukuran lebih dari satu kilometer yang mengapung di sabuk asteroid tata surya, beberapa pesawat ruang angkasa seperti Pioneer 10 milik NASA berhasil melewati kawasan tersebut dengan selamat tanpa insiden.
6. Sinar Laser Terlihat
![10 Salah Kaprah tentang Ilmu Pengetahuan, Antara Sains dan Adegan Film]()
Sama seperti ledakan di luar angkasa, laser umumnya tidak terlihat dan senyap saat dilepaskan di dalam ruang hampa. Agar terlihat, laser harus berinteraksi dengan materi atau atmosfer di sekitarnya. Seperti halnya sebagian besar fakta sains palsu yang diabadikan dalam film, laser yang berwarna-warni dan terlihat sepanjang waktu adalah produk industri film yang memprioritaskan hiburan daripada keakuratan ilmiah.
7. Defibrillator Dapat Menghidupkan Kembali Jantung yang Berhenti
Menggunakan peredam suara hanya dapat mengurangi suara tembakan hingga ke tingkat suara ledakan di dekatnya. Bahkan industri senjata api menyebut bahwa istilah peredam suara keliru, dan telah beralih untuk menyebutnya sebagai penekan agar dapat menggambarkan fungsinya dengan lebih akurat.
Kendati demikian, tembakan senyap tetap menjadi salah satu mitos sains yang paling tersebar luas dalam sejarah Hollywood, seperti terlihat dalam film adaptasi Hitman, film John Wick, dan James Bond.
Baca Juga: Sains yang Nirmakna
4. Tembakan Dapat Membuat Target Terpental

Kejadian umum dalam film aksi, orang yang tertembak senjata sering kali terlihat terlempar ke belakang karena benturan seperti yang terjadi pada serangan jarak dekat.
Namun, peluru tidak hanya dirancang untuk menembus tetapi juga ribuan kali lebih ringan dari tubuh manusia. Inilah sebabnya mengapa peluru merobek daging dan memiliki dampak minimal di tempat lain selain di titik tembakan.
Kendati demikian, tembakan yang membuat orang terkapar sering muncul dalam film-film laris Hollywood.
5. Asteroid di Luar Angkasa

Pemandangan paling familiar dari medan asteroid padat di luar angkasa adalah ketika Millennium Falcon terbang melewati salah satu asteroid di The Empire Strikes Back, dengan Han Solo harus menghindari rintangan di segala arah.
Hal ini akan dianggap sebagai anomali oleh para ilmuwan di dunia nyata, karena sebenarnya terdapat jarak ratusan ribu kilometer antara asteroid dalam kelompok, bidang, dan sabuk di ruang angkasa yang dapat diamati.
Faktanya, meski terdapat jutaan batu berukuran lebih dari satu kilometer yang mengapung di sabuk asteroid tata surya, beberapa pesawat ruang angkasa seperti Pioneer 10 milik NASA berhasil melewati kawasan tersebut dengan selamat tanpa insiden.
6. Sinar Laser Terlihat

Sama seperti ledakan di luar angkasa, laser umumnya tidak terlihat dan senyap saat dilepaskan di dalam ruang hampa. Agar terlihat, laser harus berinteraksi dengan materi atau atmosfer di sekitarnya. Seperti halnya sebagian besar fakta sains palsu yang diabadikan dalam film, laser yang berwarna-warni dan terlihat sepanjang waktu adalah produk industri film yang memprioritaskan hiburan daripada keakuratan ilmiah.
7. Defibrillator Dapat Menghidupkan Kembali Jantung yang Berhenti

Lihat Juga :