Hasil Investigasi Ungkap 2 Teleskop Tercanggih di Dunia Mati Akibat Ulah Hacker
Jum'at, 01 September 2023 - 10:51 WIB
loading...
A
A
A
NFS menduga bahwa serangan ini adalah salah satu pembobolan ransomware pertama pada fasilitas penelitian sains. Namun menilik kebelakang, peretasan terhadap fasilitas astronomi sendiri sebenarnya bukanlah hal yang tidak pernah terjadi sebelumnya.
Pada bulan Oktober 2022, misalnya, peretas mengakses Observatorium Array Milimeter Besar Atacama di Chili melalui VPN, sehingga memaksa penutupan selama berbulan-bulan yang mengakibatkan kerugian biaya fasilitas tersebut sekitar USD250.000 per hari.
Sebagai dugaan serangan ransomware, diyakini bahwa tujuan dari intrusi yang sangat canggih ini adalah untuk memeras uang dari konsorsium operator observatorium. Para hacker biasanya akan meminta uang tebusan agar mereka menghentikan aksinya.
Pada bulan Oktober 2022, misalnya, peretas mengakses Observatorium Array Milimeter Besar Atacama di Chili melalui VPN, sehingga memaksa penutupan selama berbulan-bulan yang mengakibatkan kerugian biaya fasilitas tersebut sekitar USD250.000 per hari.
Sebagai dugaan serangan ransomware, diyakini bahwa tujuan dari intrusi yang sangat canggih ini adalah untuk memeras uang dari konsorsium operator observatorium. Para hacker biasanya akan meminta uang tebusan agar mereka menghentikan aksinya.
(wbs)
Lihat Juga :