Si Pemburu Malam, Helikopter Rusia MI-28N Mampu Hancurkan Target dalam Gelap Gulita

Rabu, 30 Agustus 2023 - 19:47 WIB
loading...
Si Pemburu Malam, Helikopter...
Dijuluki Si Pemburu Malam, helikopter tempur canggih Rusia MI-28N mampu dioperasikan kapan saja, termasuk dalam kondisi jarak pandang terbatas dan ketinggian rendah. Foto/Military Watch Magazine
A A A
MOSKOW - Dijuluki Si Pemburu Malam, helikopter tempur canggih Rusia MI-28N mampu dioperasikan kapan saja, termasuk dalam kondisi jarak pandang terbatas dan ketinggian rendah. Helikopter MI-28N Night Hunter mampu menghancurkan target sejauh 10 km dalam kondisi gelap gulita.

Secara teknis, spesifikasi helikopter tempur MI-28N memiliki persenjataan dan avionik canggih yang dibuat sangat rumit. Mengingat helikopter MI-28N dirancang untuk melaksanakan berbagai misi rumit dalam kondisi yang sulit di medan tempur.

Dikutip dari laman Bulgarian Military, Rabu (30/8/2023), helikopter tempur MI-28N dilengkapi dengan serangkaian persenjataan yang tangguh. Mulai dari meriam 2A42 1x30-mm lengkap dengan muatan amunisi sebanyak 250 peluru.

Baca juga; Helikopter Rusia Ka-52 Terbang Tanpa Ekor, Bukti Ketangguhan Desain Rotor Koaksial

Helikopter Night Hunter ini mampu membawa rudal, bom, dan persenjataan tambahan yang dipandu dan tidak terarah di empat titik suspensinya. Di antaranya sistem peluru kendali anti-tank Sturm-B, Ataka-B, dan Ataka-VN yang memiliki presisi dan daya hancur tinggi.

“Persenjataan mematikan ini disandingkan dengan sistem deteksi dan panduan optoelektronik yang canggih. Helikopter MI-28N dilengkapi kamera pencitraan termal dan kamera televisi definisi tinggi,” tulis laman Bulgarian Military, Rabu (30/8/2023).

Teknologi canggih ini memberi kru kemampuan untuk membedakan target pada jarak hingga 10 kilometer, dan dengan presisi, mengarahkan persenjataan ke arah target. Helikopter ini juga mampu menggabungkan panduan manual dan otomatis, untuk mengarahkan senjata secara akurat ke sasaran.

Sistem rudal Sturm, termasuk rudal 9K121В Vihr-B, menggunakan mekanisme panduan laser, sehingga memungkinkannya menyerang sasaran lapis baja pada jarak maksimum 8 kilometer. Sebaliknya, sistem rudal Ataka yang dirancang khusus untuk melenyapkan kendaraan lapis baja berbasis darat dan struktur serupa, memiliki jangkauan tembak yang mencapai 6 kilometer.

Baca juga; Helikopter Mil Mi-8 Ujung Tombak Rusia dalam Perang Elektronik di Ukraina

Kemampuan membawa berbagai senjata mematikan membuat helikopter MI-28N memiliki bobot yang berat sekitar 8.000 kg. Bobot ini menunjukkan kapasitas persenjataan yang dibawa seberat 2.300 kilogram. Termasuk kapasitas bahan bakar seberat 1.500 kilogram yang dapat ditampung dalam strukturnya.

Dengan dua mesin tangguh turboshaft VK-2500 yang masing-masing menghasilkan 2.200 tenaga kuda, membuat helikopter MI-28N mampu terbang cepat dan lincah. Helikopter tempur ini mampu melesat 300 km/jam dan kecepatan jelajah 265 km/jam.
Si Pemburu Malam, Helikopter Rusia MI-28N Mampu Hancurkan Target dalam Gelap Gulita


Jangkauan terbangnya juga sangat mengesankan, mencapai 450 km bila tidak dilengkapi tangki bahan bakar eksternal (PTB). Namun, ketika unit penyimpanan bahan bakar tambahan ini digunakan, helikopter MI-28N memiliki jangkauan 1.087 km.

Helikopter tempur MI-28H juga dilengkapi dengan sistem perlindungan yang rumit, mencakup sistem peringatan bahaya dan sistem perlindungan aktif. Sistem peringatan bahaya berperan penting dalam memperingatkan awak kapal terhadap potensi ancaman.

Baca juga; Spesifikasi Mi-171Sh, Helikopter Mematikan Rusia yang Banyak Diminati Pelanggan Global

Sistem ini menerangi layar radar jika ada benda berbahaya, dan mendeteksi sinyal oleh sistem pertahanan udara. Sebaliknya, sistem perlindungan aktif mulai beraksi ketika helikopter diluncurkan, menggunakan penggunaan umpan sebagai tindakan penanggulangan strategis.

Meskipun terdapat beberapa kelemahan, seperti biaya yang mahal, tingkat kebisingan yang tinggi, dan kerentanan pada ketinggian yang tinggi, MI-28N tetap mempertahankan posisinya sebagai salah satu helikopter tempur paling canggih dan kuat secara global. Pesawat tangguh ini menunjukkan kapasitas luar biasa untuk melakukan beragam operasi di medan perang.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Rekomendasi
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
Berita Terkini
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved