Ilmuwan Jerman Sebut NASA Menemukan Alien di Mars Lalu Membunuhnya
Rabu, 30 Agustus 2023 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Untuk diketahui, investigasi ini dilakukan di lokasi pendaratan Viking 1 dan Viking 2. Di kedua lokasi, percobaan memberikan hasil positif yang menunjukkan bahwa 14CO2 dilepaskan dari sampel tanah.
Namun interpretasi ini masih menimbulkan kontroversial. Beberapa ilmuwan percaya bahwa hasil positif ini disebabkan oleh adanya mikroorganisme hidup di tanah Mars, sementara yang lain percaya bahwa hasil tersebut disebabkan oleh proses non-biologis, seperti oksidasi senyawa organik oleh tanah Mars.
Dalam sebuah opini untuk BigThink, Dirk mengatakan bahwa para ilmuwan era Viking hanya memiliki sedikit pemahaman tentang lingkungan Mars.
"Karena Bumi adalah planet air, masuk akal jika penambahan air dapat menyebabkan kehidupan muncul di lingkungan Mars yang sangat kering,” tulisnya.
Dia menjelaskan bagaimana di tempat yang sangat kering di Bumi, seperti Gurun Atacama di Chile, terdapat perkembangan bertahap dalam bentuk kehidupan seiring dengan semakin keringnya habitat.
Namun interpretasi ini masih menimbulkan kontroversial. Beberapa ilmuwan percaya bahwa hasil positif ini disebabkan oleh adanya mikroorganisme hidup di tanah Mars, sementara yang lain percaya bahwa hasil tersebut disebabkan oleh proses non-biologis, seperti oksidasi senyawa organik oleh tanah Mars.
Dalam sebuah opini untuk BigThink, Dirk mengatakan bahwa para ilmuwan era Viking hanya memiliki sedikit pemahaman tentang lingkungan Mars.
"Karena Bumi adalah planet air, masuk akal jika penambahan air dapat menyebabkan kehidupan muncul di lingkungan Mars yang sangat kering,” tulisnya.
Dia menjelaskan bagaimana di tempat yang sangat kering di Bumi, seperti Gurun Atacama di Chile, terdapat perkembangan bertahap dalam bentuk kehidupan seiring dengan semakin keringnya habitat.
Lihat Juga :