AS Takut Teknologi FOBS China Dipakai Rusia, Ini Kecanggihannya
Selasa, 29 Agustus 2023 - 10:51 WIB
loading...
A
A
A
Namun media China menjelaskan roket tersebut sebagai kendaraan luar angkasa yang dapat digunakan kembali untuk kepentingan damai.
Cuma fakta tidak bisa mengabaikan, rudal hipersonik mengorbit dunia dan menghantam dalam jarak 24 mil dari target yang dimaksudkan.
Kemampuan baru China itu terhapus dengan cepat di seluruh rencana pertahanan rudal Amerika, yang difokuskan pada ICBM gaya lama yang melengkung di atas Kutub Utara.
Seperti dilansir dari Daily Star, peluncuran China menetapkan panggung untuk penggunaan sistem pemboman orbital pecahan atau FOBS.
Sebuah senjata yang sebentar masuk dan kemudian meninggalkan orbit tidak perlu mengikuti jalur Arktik konvensional.
China menguji yang disimpulkan oleh beberapa analis sebagai Sistem Pengeboman Orbital Fraksional (FOBS). FOBS merupakan sebuah platform yang dapat menempatkan senjata, termasuk kendaraan luncur hipersonik, di orbit rendah Bumi kemudian menyerang target di bawah orbit.
Cuma fakta tidak bisa mengabaikan, rudal hipersonik mengorbit dunia dan menghantam dalam jarak 24 mil dari target yang dimaksudkan.
Kemampuan baru China itu terhapus dengan cepat di seluruh rencana pertahanan rudal Amerika, yang difokuskan pada ICBM gaya lama yang melengkung di atas Kutub Utara.
Seperti dilansir dari Daily Star, peluncuran China menetapkan panggung untuk penggunaan sistem pemboman orbital pecahan atau FOBS.
Sebuah senjata yang sebentar masuk dan kemudian meninggalkan orbit tidak perlu mengikuti jalur Arktik konvensional.
China menguji yang disimpulkan oleh beberapa analis sebagai Sistem Pengeboman Orbital Fraksional (FOBS). FOBS merupakan sebuah platform yang dapat menempatkan senjata, termasuk kendaraan luncur hipersonik, di orbit rendah Bumi kemudian menyerang target di bawah orbit.
Lihat Juga :