Begini Cara Chandrayaan-3 India Mendarat di Bulan

Jum'at, 25 Agustus 2023 - 17:56 WIB
loading...
Begini Cara Chandrayaan-3...
Wahana antariksa India Chandrayaan-3 sukses mendarat di Bulan. Foto/ISRO
A A A
JAKARTA - Misi Chandrayaan-3 India mendarat di di Bulan telah berhasil. Keberhasilan misi ini membuat India menjadi negara keempat yang berhasil mendarat di Bulan, setelah Rusia, Amerika Serikat, dan China.

Sebelum meluncurkan eksperimen ini, Badan Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) sempat menjelaskan tentang detail misi yang dilakukan.

Dilansir dari Reuters, misi Chandrayaan-3 diluncurkan pada 14 Juli dari pelabuhan luar angkasa utama India di negara bagian Andhra Pradesh di selatan.

Eksperimen pendaratan di Bulan ini bukan pertama kalinya diupayakan oleh ISRO. Mereka sebelumnya sempat melakukan percobaan pada tahun 2019, namun berujung kegagalan.

Medan yang berat merupakan salah satu kendala pendaratan di kutub Bulan. Para ilmuwan ISRO mengatakan mereka telah membuat penyesuaian yang membuat misi saat ini lebih mungkin berhasil mendarat.

Itu termasuk sistem untuk memperluas zona pendaratan potensial. Pendarat ini juga dilengkapi dengan bahan bakar yang lebih banyak serta kaki-kai yang lebih kokoh untuk menghantam daratan Bulan.

Lantas, bagaimana cara Chandrayaan-3 ini mendarat di Bulan dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan? Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut.

Cara Chandrayaan-3 India Mendarat di Bulan


Setelah peluncurannya pada Juli lalu, Chandrayaan-3 mulai menuju Bulan pada tanggal 23 Agustus 2023 setelah melakukan pengorbitan.

Menurut laman India Today, Chandrayaan-3 bergerak dengan bergerak dengan kecepatan luar biasa layaknya peluru bila ditembakkan.

Setelah melakukan pengorbitan Bulan, Chandrayaan-3 yang berada di jarak 745,5 km dari tempat pendaratan yang dipilih, melayang sekitar 30 km di atas permukaan Bulan dengan kecepatan 1,6 kilometer per detik.

Baca Juga Sukses Luncurkan Misi ke Bulan Chandrayaan-3, India Sejajar Negara Maju Penguasa Antariksa

Dalam 690 detik berikutnya, mesin pemberhentian Chandrayaan-3 akan menyala, macam menginjak rem sepeda. Secara perlahan pesawat luar angkasa ini mulai bergerak ke permukaan Bulan.

Perlambatan terkendali ini akan mengurangi kecepatan awalnya, dan tarikan gravitasi Bulan akan memandunya ke bawah dengan kecepatan sekitar 60 meter per detik.

Ketika lambat, Chandrayaan-3 akan sedikit berbelok untuk menyelaraskan dirinya secara sempurna dengan tempat pendaratan.

Pada akhir prosedur ini, Chandrayaan-3 hanya berjarak sekitar 32 km dari lokasi pendaratan yang diinginkan, dan berada sekitar 7,5 km di atas permukaan Bulan. Meskipun terdengar tinggal satu langkah lagi, namun fase ini bisa dibilang menjadi yang tersulit karena percobaan pada 2019 lalu juga gagal pada fase ini.

Dalam fase ini pesawat luar angkasa akan memasuki masa pengereman halus, hingga melayang di atas permukaan tanah pada ketinggian 800-1300 meter tepat di tempat pendaratan.

Proses pendaratan sendiri dimulai dengan mendekat ke permukaan bulan sejauh 150 meter, jika dirasa aman maka pesawat akan kembali mendekat ke permukaan 150 meter lagi hingga proses pendaratan tercipta.

Itulah proses pendaratan Chandrayaan-3 yang berhasil mendarat di Bulan. Keberhasilan ini sekaligus menjadi babak baru bagi ISRO dalam pengembaraan luar angkasa India.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Berhasil Ungkap Sisi Tergelap Bulan
Universitas India Dikecam...
Universitas India Dikecam Karena Mengklaim Anjing Robot Buatan China
New Horizons Abadikan...
New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi
Google Siap Bangun Pusat...
Google Siap Bangun Pusat AI Terbesar di Luar AS di India
India Minta Penggunaan...
India Minta Penggunaan Aplikasi Buatan Lokal Diperbanyak
Hantu TikTok Muncul...
Hantu TikTok Muncul di India, Beri Harapan Palsu Jutaan Orang Sebelum Kembali Lenyap
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Rekomendasi
Cegah Pemadaman Listrik...
Cegah Pemadaman Listrik Bergilir, PLTU Bakal Dimodif Bisa Pakai Batu Bara Kalori Rendah
Dominasi Bintang Liga...
Dominasi Bintang Liga Inggris di Piala Dunia 2026
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Berita Terkini
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved