Mau Beli TikTok, Investor Amerika Harus Siapkan Duit Rp731 Triliun
Kamis, 30 Juli 2020 - 16:51 WIB
loading...
A
A
A
ByteDance ingin menjual TikTok sehingga anggota parlemen AS tidak bisa melarangnya beroperasi di negara mananpun. Awal bulan ini Sekretaris Negara AS Mike Pompeo, mengatakan, Pemerintah AS sedang mempertimbangkan untuk melarang aplikasi tersebut karena kepemilikannya oleh perusahaan China.
AS tampaknya percaya semua perusahaan terkait teknologi China, dengan beberapa pengecualian, memata-matai atas nama Pemerintah Komunis China. Misalnya, pemasok ponsel cerdas dan peralatan jaringan terbesar di dunia, Huawei, tidak diizinkan mengakses rantai pasokan AS untuk alasan keamanan.
Komite Investasi Asing di Amerika Serikat (CFIUS), yang menyetujui pembelian perusahaan AS di luar negeri, telah menyuarakan keprihatinan tentang data milik banyak remaja dan lainnya yang menggunakan TikTok, yang dikirim ke Beijing.
Laporan itu mengatakan, beberapa investor di ByteDance, termasuk Sequoia dan General Atlantic, akan memiliki kepemilikan mayoritas di TikTok setelah membayar nilai jual aplikasi. ByteDance juga mengatakan, ada perusahaan lain yang tertarik untuk membeli aplikasi ini.
Setiap keputusan tentang menjual TikTok harus disetujui oleh pendiri dan CEO ByteDance, Yiming Zhang, dan mungkin dibutuhkan lebih dari Rp732 triliun untuk mengambil "permata" ini dari ByteDance. Satu sumber mengatakan, perusahaan baru-baru ini menghitung dan mendiskusikan seberapa tinggi penilaian yang dilakukan pada TikTok dan penilaian akhir dikatakan lebih dari yang disebutkan Reuters.
AS tampaknya percaya semua perusahaan terkait teknologi China, dengan beberapa pengecualian, memata-matai atas nama Pemerintah Komunis China. Misalnya, pemasok ponsel cerdas dan peralatan jaringan terbesar di dunia, Huawei, tidak diizinkan mengakses rantai pasokan AS untuk alasan keamanan.
Komite Investasi Asing di Amerika Serikat (CFIUS), yang menyetujui pembelian perusahaan AS di luar negeri, telah menyuarakan keprihatinan tentang data milik banyak remaja dan lainnya yang menggunakan TikTok, yang dikirim ke Beijing.
Laporan itu mengatakan, beberapa investor di ByteDance, termasuk Sequoia dan General Atlantic, akan memiliki kepemilikan mayoritas di TikTok setelah membayar nilai jual aplikasi. ByteDance juga mengatakan, ada perusahaan lain yang tertarik untuk membeli aplikasi ini.
Setiap keputusan tentang menjual TikTok harus disetujui oleh pendiri dan CEO ByteDance, Yiming Zhang, dan mungkin dibutuhkan lebih dari Rp732 triliun untuk mengambil "permata" ini dari ByteDance. Satu sumber mengatakan, perusahaan baru-baru ini menghitung dan mendiskusikan seberapa tinggi penilaian yang dilakukan pada TikTok dan penilaian akhir dikatakan lebih dari yang disebutkan Reuters.
Lihat Juga :