4 Keunggulan T-34, Tank Andalan Rusia saat Perang Dunia II

Selasa, 15 Agustus 2023 - 16:18 WIB
loading...
4 Keunggulan T-34, Tank...
T-34 menjadi armada andalan Rusia yang saat Perang Dunia II. Foto/Wikipedia
A A A
JAKARTA - Tank T-34 sempat menjadi armada andalan Rusia yang saat Perang Dunia II masih menyandang nama Uni Soviet. Kendaraan lapis baja ini bahkan sempat menjadi momok menakutkan bagi para Tentara Nazi.

Dilansir dari laman Warfare History Network, T-34 menjadi salah satu tank baru kala itu yang dikembangkan setelah pasukan Soviet mempelajari tank menengah Panzer III dan IV.

Bahkan, T-34 Rusia ini disebut-sebut memiliki perlengkapan dan karakteristik tempur yang membuat iri tanker Jerman. Berikut ini sejumlah keunggulan T-34 di kala Perang Dunia II.

Keunggulan T-34 Andalan Rusia di Perang Dunia II

1. Memiliki Lapisan Baja yang Bagus

Kendaraan tempur seberat 26 ton ini dilengkapi dengan lapis baja yang lebih tebal dari tank pada umumnya. Tidak hanya itu, desain miring pada body T-34 ini juga akan membantu menepis tembakan musuh yang mendasarnya.

Baca Juga Mengenal Object 279, Tank Berbobot 60 Ton yang Gagal Diproduksi Massal

2. Punya Persenjataan Mumpuni


Tank yang telah diproduksi pada tahun 1940 ini dilengkapi dengan kanon 76,2mm untuk varian awal dan kanon kaliber 85mm pada varian selanjutnya. Pelontar peluru tank ini digadang-gadang sebagai yang terkuat pada zamannya.

3. Biaya Produksi yang Murah


Keunggulan T-34 juga terletak pada biaya murah ketika proses pengerjaannya. Tidak hanya murah, proses produksi juga dapat dilakukan dengan cepat saat itu. Sehingga tercatat ada lebih dari 80.000 unit T-34 dalam berbagai varian yang dibuat Uni Soviet.

4. Punya Mesin Diesel Bertenaga


Mesin diesel V-12 yang tertanam dalam T-34 juga membuat tank ini lebih bertenaga. Tak heran bila kendaraan tempur andalan Soviet ini mampu bergerak melintasi salju dan lumpur relatif mudah.

Dari beberapa keunggulan inilah membuat Jerman pada tahun 1941 terkejut dengan kekuatan dan keefektifan T-34. Jerman mulai menyadari bahwa perlu persiapan yang matang untuk menghadapi Uni Soviet.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Ternyata AI Sudah Ada...
Ternyata AI Sudah Ada dari Era Perang Dunia II
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Rekomendasi
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
Jerman Khawatir Bom...
Jerman Khawatir Bom Nuklir AS Tak Bela NATO saat Perang Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved