Cara Bernapas Pengaruhi Memori Otak, Potensi untuk Terapi Stres

Senin, 14 Agustus 2023 - 22:16 WIB
loading...
Cara Bernapas Pengaruhi...
Penemuan terbaru mengungkap pola pernapasan dapat memperkuat atau memperlemah memori otak manusia. (Foto: Resurgence Behavioral Health)
A A A
JAKARTA - Penemuan terbaru mengungkap cara bernapas seseorang dapat memperkuat atau memperlemah memori otak. Studi ini punya masa depan untuk memanfaatkan pernafasan sebagai terapi stres.

Secara medis, pola pernapasan tubuh tersimpan dalam bagian otak yang disebut medulla oblongata. Di dalamnya terdapat jaringan saraf Pre-Bötzinger Complex (PreBötC).

"Bernapas adalah tindakan fundamental untuk menopang kehidupan," ujar ilmuwan saraf Nozomu Nakamura dari Hyogo Medical University Jepang dikutip dari Science Alert, Senin (14/8/2023).

Meski detail pengaruh pernapasan terhadap otak masih belum jelas, namun studi terbaru menyatakan pernapasan memainkan fungsi penting selama aktivitas otak. Penemuan ini bermanfaat dalam pengobatan masalah otak dan kesehatan jiwa.

Baca Juga: Latihan Pernapasan untuk Penyintas Covid-19

Para ilmuwan menguji coba tikus yang sudah dimodifikasi struktur PreBötC di otaknya. Para peneliti menemukan fakta ketika aliran napas tikus dihentikan sementara, maka kemampuannya dalam mengenali dan mengingat obyek menurun.

Kondisi ini ternyata memengaruhi aktivitas hippocampus otak, yaitu kemampuan menyimpan memori jangka pendek dan jangka panjang.

Uji coba lebih lanjut juga menemukan fakta bahwa tindakan memaksa tikus bernapas secara tidak beraturan malah meningkatkan fungsi memori. Sebaliknya, ketika bernapas perlahan, memori tikus semakin memudar.

Dalam penelitian sebelumnya oleh tim yang sama ditemukan fakta bahwa mengubah posisi menghela napas dan mengeluarkan napas membuat manusia kesulitan mengingat memorinya.

Studi lanjutan menemukan keterkaitan antara kinerja memori yang melemah dengan deaktivasi koneksi dengan bagian memori sementara (TPJ). Fungsi TPJ di antaranya memproses informasi dari dalam dan luar tubuh serta mengenali berbagai respons tubuh.

Baca Juga: Bahaya Menghirup Debu bagi Kesehatan Pernapasan

Tes pada tikus dengan napas yang tidak teratur memerlihatkan peran besar TPJ. Efek ini kemungkinan juga terjadi pada manusia dan menjadi tonggak studi selanjutnya.

"Peran pola pernapasan dan mekanisme molekul tubuh dalam otak menjadi subyek penelitian masa depan untuk mengetahui efek toleransi stres," kata Nakamura.

Harapannya, cara bernapas yang baik dapat dilatih dan diberikan sebagai bentuk terapi depresi dan gangguan saraf yang berpengaruh terhadap kondisi kejiwaan.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otak Kanan Seniman VS...
Otak Kanan Seniman VS Otak Kiri Ilmuwan, Mitos atau Fakta?
Metode Baru Cuci Otak...
Metode Baru Cuci Otak Bom Bunuh Diri yang Harus Diwaspadai!
Ilmuwan Sebut Suhu Otak...
Ilmuwan Sebut Suhu Otak Manusia Bisa Mencapai 40 Derajat
Perang Rusia Ukraina...
Perang Rusia Ukraina Bikin Ratusan Hewan di Kebun Binatang Kiev Stres
Temuan Garmin, Orang...
Temuan Garmin, Orang Indonesia Paling Stres dan Paling Sedikit Olah Raga Saat Pandemi 2021
Kemendikbud Apresiasi...
Kemendikbud Apresiasi Powered Air Purifying Respirator Buatan Dosen UAI
Tak Selalu Karena Usia,...
Tak Selalu Karena Usia, Ini 5 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda
Anak Bukan Malas, Ini...
Anak Bukan Malas, Ini Penyebab Sebenarnya Mereka Kehilangan Semangat Belajar
Kerjaan Menumpuk Bikin...
Kerjaan Menumpuk Bikin Stres? Coba Teknik Box Breathing dari Menkes Budi Gunadi Ini
Rekomendasi
Sandy Tumiwa Ungkap...
Sandy Tumiwa Ungkap Alasan Unggah Foto Tessa kaunang Berhijab, Kangen!
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Berita Terkini
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved