Google dan Universitas Osaka Kembangkan AI untuk Ciptakan Lagu dengan Sinyal Otak

Jum'at, 04 Agustus 2023 - 14:48 WIB
loading...
Google dan Universitas...
Studi kolaboratif Google dan Universitas Osaka mengembangkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk menciptakan lagu yang sesuai dengan sinyal otak. Foto/Pixabay/ScienceTimes
A A A
MENLO PARK - Studi kolaboratif Google dan Universitas Osaka mengembangkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk menciptakan lagu yang sesuai dengan sinyal otak. Kecerdasan buatan ini dapat menghasilkan musik yang terdengar mirip dengan lagu sesuai sinyal otak orang yang dipindai.

Dengan memindai aktivitas otak seseorang, teknologi AI dapat menghasilkan lagu yang sesuai dengan genre, ritme, suasana hati, dan instrumentasi musik yang baru saja didengar individu tersebut. Sekarang, para peneliti telah membangun saluran berbasis AI, yang disebut Brain2Music.

Teknologi ini memanfaatkan data pencitraan otak untuk menghasilkan musik yang menyerupai potongan pendek lagu yang didengarkan seseorang saat otak mereka dipindai. Mereka menggambarkan alur tersebut dalam sebuah makalah, yang diterbitkan 20 Juli ke database pracetak arXiv.

Baca juga; China Target 2030 Jadi Superpower AI

Para ilmuwan menggunakan pemindaian otak yang sebelumnya dikumpulkan melalui teknik yang disebut pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI). Pemindai ini melacak aliran darah kaya oksigen ke otak untuk melihat bagian mana yang paling aktif.

Pemindaian dikumpulkan dari lima peserta saat mereka mendengarkan klip musik berdurasi 15 detik yang mencakup berbagai genre, termasuk blues, klasik, country, disko, hip-hop, jazz, dan pop. Dengan menggunakan sebagian dari data pencitraan otak dan klip lagu, para peneliti pertama-tama melatih program AI untuk menemukan hubungan antara fitur musik, termasuk instrumen yang digunakan dan genre, ritme dan suasana hatinya, serta sinyal otak partisipan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Ingin Kuliah AI? Ini...
Ingin Kuliah AI? Ini 20 Universitas di Indonesia yang Membuka Jurusan Kecerdasan Buatan
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Tingkatkan Efektivitas...
Tingkatkan Efektivitas Layanan, Halodoc Andalkan AI untuk Dukung Dokter dan Pasien
Rekomendasi
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Luncurkan Aplikasi Gerakan...
Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Hidayatullah Perkuat Filantropi Islam Berbasis Digital
Berita Terkini
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Infografis
Mantan Bos Google Sebut...
Mantan Bos Google Sebut AI Bisa Digunakan untuk Membunuh Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved