Perilaku Aneh Medan Magnet Bumi Sudah Berlangsung 11 Juta Tahun

Rabu, 29 Juli 2020 - 11:00 WIB
loading...
A A A
Para peneliti mempelajari batu dari 34 letusan gunung berapi yang terjadi di Saint Helena antara 8-11 juta tahun yang lalu. Ketika batuan vulkanik mendingin, butiran kecil oksida besi di dalamnya termagnetisasi, menjaga arah dan kekuatan medan magnet Bumi pada waktu dan tempat itu.

Garis medan magnet bumi membentang dari selatan ke utara. Catatan geomagnetik dari batuan menunjukkan bahwa medan magnet di Saint Helena telah menunjuk ke arah yang berbeda selama letusan masa lalu. Ini menunjukkan bahwa medan magnet di wilayah ini tidak stabil selama jutaan tahun.

Medan magnet bumi berubah dalam kekuatan dan arah dari waktu ke waktu. Dipercayai bahwa fluktuasi ini pada akhirnya dapat memicu pembalikan medan magnet bumi. Namun, mengingat bahwa medan magnet di wilayah Anomali Atlantik Selatan sudah tidak stabil selama beberapa juta tahun, itu tidak mungkin terkait dengan pembalikan yang akan datang, menurut pernyataan itu.

"Ini juga mendukung studi sebelumnya yang mengisyaratkan hubungan antara Anomali Atlantik Selatan dan fitur seismik anomali di mantel paling bawah dan inti luar," kata Engbers.

"Ini membawa kita lebih dekat ke menghubungkan perilaku bidang geomagnetik langsung ke fitur interior bumi," katanya lagi. Temuan ini sendiri telah mereka terbitkan pada 20 Juli 2020 di Prosiding National Academy of Sciences.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Raih Pengakuan Riset...
Raih Pengakuan Riset STEM, 2 Peneliti SGU Masuk Kandidat Ilmuwan Muda
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Rekomendasi
Swiss Balas Gol Argentina,...
Swiss Balas Gol Argentina, Laga Berlanjut ke Extra Time
Argentina Bentrok Inggris...
Argentina Bentrok Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
5 Fakta Menarik Inggris...
5 Fakta Menarik Inggris Singkirkan Norwegia di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Infografis
Jumlah Kunjungan Wisman...
Jumlah Kunjungan Wisman pada 2023 Diperkirakan Tembus 11 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved